Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Sebut Di Surga Ada Pesta Sekh, Benarkah Kenikmatan Surga Seperti Digambarkan Ustadz Ini ?

 

“Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan” (QS. As-Sajdah :17)

Hari akhir, akhirat, surga dan neraka menjadi ranah gaib. Gaib bukan berarti tidak ada. Dalam setiap agama dan kepercayaan, tema-tema tersebut mesti diimani meski untuk membuktikan secara ilmiah jangkauan ilmu manusia belum bisa membuktikan keberadaan alam-alam tersebut.

Tetapi, ya itulah. Tidak semua point atau tema dalam agama yang bisa dijelaskan secara akal. Nah, ranah yang masih belum bisa dijelaskan secara akal, disebut dengan ranah gaib. Bagi yang meyakini kebenaran agama, kita dituntut untuk memercayainya, meyakininya bahwa hal itu benar-benar ada.

Lantas, darimana kita mengetahui tentang keberadaan alam gaib ? Tentu saja dari utusan Tuhan, yakni nabi dan rasul. Mereka sebagai pembawa berita, pemberi informasi, penyambung lidah Tuhan yang memberikan kabar kepada umat manusia tentang alam-alam tersebut.

Namun, interpretasi mengenai kenikmatan surgawi atau bahkan hukuman di neraka terkadang dijelaskan secara maknawi. Penuh dengan simbol-simbol dan tidak bisa diterjemahkan secara literal. Oleh karenanya, untuk menafsirkannya tidak boleh sembarangan, yang bakalan merusak pemaknaan kita terhadap alam akhirat, surga dan neraka.

Tapi sayangnya, sebagian kita justru asyik dan merasa paling tahu mengenai kenikmatan surga dan hukuman di neraka. Kita mengambil mudahnya saja. Bahwa kenikmatan surga adalah bidadari, sungai madu dan susu beserta seabrek kenikmatan lainnya. Begitu pula sebaliknya ketika kita menjelaskan hukuman di neraka. Seakan-akan kita lebih pintar dan mengerti daripada utusan Tuhan sendiri. Hal ini juga yang dipercayai sebagian ulama, ustadz atau mereka-mereka yang menyebut dirinya demikian. Seperti terlihat dalam ceramahnya Ustadz Syam di sebuah stasiun televisi nasional yang diunggah ke media youtube. Ceramah subuh tersebut memang terlihat dipotong, sehingga kita mendapatkan point bahwa di surga ada sebuah “pesta sex.” Sayangnya, kelanjutan dari ceramahnya tidak diulas lebih jauh. Perlu “Tabayyun” dan konfirmasi kepada ustadz yang bersangkutan, apakah memang demikian pendapatnya ?

Tapi, jika memang demikian kepercayaan sang Ustadz maka bisa dikatakan Sangat disayangkan. Disebut sangat disayangkan karena penggambaran surga seperti itu hampir diamini sebagian besar umat ini. Bukankah memang ini juga yang diajarkan sebagian guru-guru agama kita semenjak kecil ? JIka seorang lelaki muslim masuk surga maka kelak akan mendapatkan bidadari. Penggambaran bidadari sebagai sesosok perempuan cantik, molek dan selalu perawan adalah cerita lumrah yang diceritakan dari generasi ke generasi umat Islam. Penggambaran atau penafsiran seperti ini seakan sudah menjadi kebenaran itu sendiri. Padala, kembali lagi, itu hanyalah penafsiran terhadap ayat-ayat kitab suci. Maka, ketika semasa kecil penulis mengajukan pertanyaan kritis kepada sang guru agama, bagaimana dengan posisi seorang perempuan muslim yang sholeh, apakah ia akan mendapatkan bidadari juga ? Tidak ada jawaban yang memuaskan dari sang guru. Seakan-akan surga itu diperuntukkan untuk Kaum Adam saja.

Dalam Al-Qur’an sendiri terdapat ayat yang menerangkan bahwa orang-orang beriman dan beramal kebajikan di surga kelak akan memperoleh “azwaajun muthahharah” (Al-Baqarah 25; Alu Imran 15; An-Nisa’ 57) atau “huurun `iin”(Ad-Dukhan 54; Ath-Thur 20; Al-Waqi`ah 22). Barangkali karena kebanyakan penafsir kita laki-laki, maka dalam tafsir-tafsir Al-Qur’an bahasa Indonesia “azwaajun muthahharah” sering diterjemahkan “istri-istri yang suci”.

Arti terjemahan yang berbau perbedaan gender ini perlu segera mengalami reformasi, sebab dalam bahasa Arab istilah “azwaaj” (plural dari “zawj”) tidak melulu berarti “istri”, melainkan dapat juga berarti “suami” atau “pasangan” atau “kelompok”, tergantung dari konteks masalahnya.

Sedangkan kata “huur”, yang sering diterjemahkan sebagai “bidadari”, berasal dari tiga huruf dasar ha-waw-ra yang artinya “teman setia”. Istilah ini berlaku baik bagi pria maupun wanita, dan sama sekali tidak merujuk kepada gender tertentu, apalagi dengan konsep “bidadari” yang berasal dari pemikiran pra-Islam. Dari akar kata ha-waw-ra,muncul “huur”, “hawariy” atau “huwaar”, yang semuanya berarti “teman setia”, bisa jadi laki-laki dan mungkin juga perempuan.

Sesungguhnya penafsiran surga yang sering diceritakan dari generasi ke generasi umat Islam sepanjang masa adalah imbalan yang sifatnya duniawi. Imbalan kenikmatan yang “sudah” pernah dirasakan di dunia ini juga. Padahal ,sejatinya seperti disebutkan dalam ayat pembuka di awal paragraf ada penegasan, “Tak seorang pun mengetahui berbagai nikmat yang menanti.” Hal ini sejalan dengan hadits Nabi Saw :

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw bersabda : “Allah SWT Berfirman : Telah Aku siapkan bagi Hamba-Hamba-Ku yang sholeh, apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan didengar oleh telinga dan terlintas dalam benak manusia.” Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu bermacam-macam nikmat yang menyedapkan pandangan mata, sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (Shahih Muslim-Shahih Bukhari).

Dengan demikian, baik dari ayat Al-Qur’an sendiri dan hadits Nabi Saw, kenikmatan surga jauh berada di atas level kenikmatan duniawi, apalagi hanya sekadar “pesta sex” yang dipercayai sebagian kalangan. Dengan kata lain, kenikmatan surgawi adalah sebuah kenikmatan yang belum pernah dirasakan oleh panca indera kita. Sebuah kenikmatan yang melampaui itu semua. seword

Anies Baswedan di-Bully Netizen Gara-gara Lakukan Tindakan Ini

 


Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta (terpilih) di-bully sejumlah netizen gara-gara melakukan tindakan seperti ini.

Melalui akun instagramnya, Anies mengaku baru saja mengikuti pengajian rutin Kliwonan Habib Luthfi di Pekalongan, Jawa Tengah.
Usai mengikuti pengajian tersebut, lalu lintas di jalanan sekitar dari dan atau menuju tempat acara sangat macet.
Anies yang mengenakan kemeja putih dan bersarung kemudian mendapat tawaran tumpangan sepeda motor.
Karena Romadhon, teman yang menawari motor tersebut, memakai kain sarung, Anies pun menawarkan diri yang menyetir sedangkan Romadhon duduk di belakang menjadi penumpang.
Dalam foto itu terlihat, Anies memakai helm tetapi tidak cikunci sehingga talinya terlihat menggantung, sedangkan penumpangnya tidak memakai helm.
Bahkan, sang penumpang pun melepas kopiah hitam dan memegangnya menggunakan tangan kiri.
Sepeda motor yang ditumpangi merek terkenal dan sepertinya masih baru sehingga menggunakan nomor bantuan berwarna merah.
Anies menulis status: @aniesbaswedan Sepulang mengikuti pengajian kliwonan Habib Luthfi di Pekalongan. Lalu lintas macet luar biasa.
Mas Romadhon, menawarkan tumpangan; karena pakai sarung maka saya ajak tukar posisi: saya di depan dan dia di belakang. Naik motor pakai sarung terasa sejuk.
Selamat berakhir pekan, teman-teman.
Inilah komentar para netizen.
Sandiruswanda: Ko yg belakang gak pake helm pak?
Pancasila_enthusiast: ini pak yg namanya teladan? tidak memakai helm di jalan raya?
Hendie_hs: Belum jd gubernur sdh berani bonceng 2 ga pake helm gmna nanti nih ckckck
Opickar007: Dikancingin dong pak tali helmnya
Dhany_wijayaa: Dikancingin helm nya pak biar kaya beneran
Septianbdmnty: dack amanah
Imrilqzfrdn: DP 0% gimana pak?
Muhammadridhoagung_: Numpang ngakak
Ramadityap: Janji janji manis akankah dibuktikan kelak?? Jangan sampai hanya untuk menangin pilkada aja
Robby_oc_: tempat reklamasi mau di jadiin apa pak katanya ?
Pekanbaru_: luculucuanDp nol rupiah gimana
Ni2ngchan: Dilantik aja belom bapaknya.... so pasti dia bakal merealisasikan janjinya secara bertahap... sabar bro
Deek_ady: Wkwkwkk di bully
Randysssss: Hahahahaha kalo gubernur langgar aturan mah bebas. Yg penting seiman yg penting masuk sorga. Amiiin
Medusarevenge: Cieeee gubernur santun, pakai helmnya ga santun... Nyontohin ngeboncengin org juga ga santun sama peraturan ( baca : ga pake Helm) , plat nomernya juga ga santun... Yg penting mulut santunn yeeeeee hahaha..... 
sumber;infomenia

Giliran Tidak Ada Ahok,Haji Lulung Pun Berantem Sama M Taufik

 

Kalau sesama Bandit saling berantem, artinya tanda-tanda pecah kongsi. Begitulah kura-kura yang dialami Jakarta sekarang pasca lengsernya Ahok. Mulai dari tim Sinkronisasi Anies-Sandi yang saling cakar-cakaran rebutan posisi sampai ke anggota Dewan DPRD DKI Jakarta yang saling sikat menunjukkan eksistensinya masing-masing.

Baru-baru ini Haji Lulung ribut dengan M Taufik Si Raja Lobster itu. Pasalnya karena mempersoalkan bangunan di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Taufik meributkan bahwa bangunan di sana hanya boleh tiga lantai, selebihnya harus dibongkar. Lulung pun kebakaran kumis mencak-mencak tidak karu-karuan.

Akhirnya tiba juga saatnya, cakaran-cakaran antara sesama rombongan sirkus, berikutnya ditunggu pertarungan yang seru antara Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih yak.

Beginilah kalau dua ular berbisa berada dalam satu kandang yang sama, saling memagut satu sama lain untuk menunjukkan siapa yang paling berbisa.

Bisa jadi Lulung punya bangunan disana, atau barangkali dimintai tolong sama cukong-cukong yang was-was bangunan-bangunan mereka di Pantai Indah Kapuk dirobohkan akibat ributnya si raja Lobster.

Mari kita simak mencak-mencaknya si Boss Lulung;

“Jangan Pemprov ditantangin untuk melakukan penegakan hukum, tapi elu (Taufik) kagek punye pengetahuan, kan malu”

“Makanya kemarin saya bilang, Pak Taufik harus (mengerti) substansinya. Malu dong sama Pemda. Masa anggota Dewan enggak ngerti soal itu. Kan kita (DPRD) yang bahas Perdanya tahun 2012-2014”

“Itu kan pengembang yang bangun. Kasihan orang-orang yang sudah bayar DP nanti pada lari. Jangan menakuti orang lain, kan kasihan yang sudah DP di situ. Bikin bangunannya kan bukan pake kertas, pake fulus itu”

“Ya Taufik memang enggak ikut bahas Perda itu, sih. Die baru belakangan saja. Soalnya kan die baru dilantik jadi anggota Dewan itu Agustus 2014”

Jakarta oh Jakarta sial benar nasib mu kini. Silahkan makan dagangan ayat yang dibeli, Allah sudah memberikan pilihan pelayan Jakarta yang bersih, transparan dan profesional, jadi ya nikmati saja stand up komedi dari gerombolan lalat, tikus dan benalu parasit.

Ngemeng-ngemeng jadi sebenarnya siapa sih yang salah, Lulung atau si raja Lobster? I dunno, beib. Yang jelas kalau Ahok masih ada, dua-duanya akan dibuat KO sampai tidak berdaya untuk yang kesekian kalinya.

Namanya juga sesama rombongan sirkus yang isinya badut-badut yang lucu. Yang satu bilang bangunan tidak boleh lebih dari tiga lantai, yang satunya lagi nyerocos Perda yang disusun DPRD tak menyebutkan begitu. Ayam pun geleng-geleng kepala sampai termehong-mehong.

Menurut Lulung, Taufik itu kayak orang yang tidak tahu aturan dan hanya bikin malu anggota Dewan karena pada tahun 1999 yang silam Gubernur Sutiyoso menerbitkan SK soal zona aman di wilayah bangunan yang diributkan Taufik.

Setelah SK itu terbit, lalu dilanjutkan dengan pembahasan Perda yang dimulai sejak tahun 2012 sehingga menjadi Perda No 1 Tahun 2014 tentang Rencana Desain Tata Ruang (RDTR) di tahun 2014.

Lulung pun emosi dan mencak-mencak melihat ulahnya M. Taufik yang menantang Pemprov DKI untuk segera bongkar bangunan disana tanpa paham bagaimana aturan yang sebenarnya.

Lulung bilang, sebagai anggota Dewan semestinya M. Taufik tidak boleh serta-merta begitu karena bangunan di Pantai Indah Kapuk bakal dijadikan apartemen dan perkantoran dimana bangunan 13 lantai akan dijadikan apartemen, sedangkan yang delapan lantai dijadikan perkantoran.

Mereka ini tidak ada bedanya dengan kucing garong yang begitu bernafsu dapat hasil rampasan, lalu saling bertengkar dan cakar-cakaran berebut hasil jarahan mereka. Kalau sudah serakah dan mental perusak mau posisi setinggi apapun dengan jabatan anggota dewan yang terhormat tetap tidak akan merubah paradigma yang ada.

Lantas bagaimana sikap Pemprov DKI? Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap Edy Junaedi menjelaskan bahwa memang tidak ada yang salah dengan bangunan-bangunan disana. Segalanya sudah memenuhi aturan.

Koefisien lantai bangunan (KLB) disana sudah empat. Artinya, jika punya luas tanah 1.000 meter, maka boleh dibuat bangunan vertikal dengan luas 4.000 meter dengan maksimal lantai sebanyak 28 lantai.

“Makanya tak ada yang salah dengan bangunan itu. Maksimalnya kan 28 lantai, itu kan hanya 13 dan 8 lantai yang dibangun. Ya memenuhi aturan berarti,” jelas pak Edy dengan gamblang.

Kita yang waras menyikapi fenomena saling jambak-jambakan ini dengan lucu. Saya tidak habis pikir apa jadinya Jakarta lima tahun kedepan tanpa Ahok. Bakal disuguhi stand up komedi berjilid-jilid.

Kemarin-kemarin mereka dua ini saling menabur benih kebencian untuk menjegal Ahok, sekarang keduanya saling jambak. Ahok sudah tidak ada, jadi mereka sekarang bebas berpesta pora. Ahok sudah tidak ada, kata-kata itu akan semakin menggema di ruang lingkup DPRD DKI, maju kotanya, bahagia rakyatnya.

Rp 3,1 Milyar Digelontorkan Untuk Hak Angket Bela Koruptor, Sementara UU Anti Teroris Tidak Juga Kelar

 

Sebenarnya saya sudah tidak heran lagi kenapa UU Anti Terorisme sampai tulisan ini saya posting tidak kelar-kelar juga. Terlalu banyak kepentingan yang bermain di gedung DPR/MPR sana. Mereka lebih mementingkan kepentingan golongan mereka, bukan membela kepentingan rakyat yang memilih mereka sampai bisa duduk manis di Senayan dan menikmati berbagai fasilitas mewah.

Tugas dan tanggungjawab yang diemban oleh pihak Kepolisian saat ini sudah sangat berat untuk memberantas penyakit dan momok terorisme di negara ini. Terlalu banyak kerikil-kerikil tajam yang menghambat tugas mulia mereka sebagai pelindung rakyat.

Upaya pihak Kepolisian untuk membendung bibit-bibit terosrisme dan segala aksi teror atas nama agama akibat racun doktrin yang salah kaprah justru tidak didukung penuh oleh para wakil rakyat yang sejatinya harus membela kepentingan rakyat banyak, bukan sebaliknya malah sibuk bela rekan-rekan mereka yang terjerat kasus korupsi.

Tindakan bom bunuh diri dan penyerangan-penyerangan terhadap aparat negara yang sedang bertugas telah menjadi penyakit yang mematikan, momok yang menjijikan, serta virus yang sangat sadis yang secara perlahan tapi pasti menggerogoti dan merobohkan sendi-sendi kedaulatan bangsa.

Disela-sela bertugas, para aparat negara tetap menyempatkan kewajiban mereka kepada Allah Swt. Mengapa mereka harus dibasmi teroris yang mengatasnamakan Islam?

Sejak bangsa ini berdiri, ratusan, bahkan ribuan nyawa telah hilang serta rusaknya infrastrukrur-infrastrukrur negara dengan nilai trilyunan rupiah akibat aksi-aksi biadap terorisme di negeri zamrud khatulistiwa ini.

Siapapun dan agama manapun mengutuk keras aksi terorisme, namun tidak bagi para wakil rakyat yang duduk manis di Senayan dengan berbagai fasiliitas mewah yang mereka nikmati.

Tindakan membunuh saudara-saudari sendiri yang sebangsa dan setanah air dan sama-sama memeluk keyakinan yang sama sangat tidak dapat diterima secara akal sehat, diluar nalar dan logika. Tindakan biadap mereka sungguh sangat keterlaluan, membunuh siapa saja yang menghalangi niat dan aksi busuk mereka dengan mengkambing hitamkan jihad.

Dan ini yang tidak mau dipikrkan oleh para politisi di Senayan, khususnya Gerindra dan PKS. Apalagi PKS, partai yang secara terang-terangan membela dan melindungi aksi-aksi terorisme dengan mengecam pihak Kepolisian dalam memerangi tindakan terorisme di negara ini. Harus berapa nyawa lagi yang hilang akibat ulah teroris baru UU Anti Teroris itu dikebut penyelesaiannya?


Saat ini Pori telah membuktikan hasil karya mereka yang gemilang dan prestasi yang luar biasa dengan berhasil menangkap dan menembak mati para teroris di setiap aksi-aksi teror. Kantong-kantong teroris dilacak dan diobrak-abrik agar tidak terjadi aksi pengrusakan yang lebih besar lagi di negara tercinta ini.

Apakah cukup hanya Polri saja yang kerja keras mati-matian untuk memberantas Terosrisme? Tentu saja tidak. Tugas militer bukan hanya mengatasi ancaman dari luar, akan tetapi juga menangkal ancaman dari dalam jika sudah bersinggungan dengan kedaulatan negara.

Itulah sebabnya kenapa andil TNI sangat diperlukan dalam pemetaan medan perang melawan teroris. Memang militer tidak dilatih untuk berperang melawan rakyat sendiri, namun jika sudah menyangkut kedaulatan negara maka terorisme adalah ancaman dan musuh negara.

Sudah banyak contoh negara-negara lain yang hancur luluh lantak dan porak-poranda akibat ulah terorisme, Suriah salah satu contohnya. Apakah kita ingin negara kita bernasib sama seperti Suriah dan lain sebagainya? Tentu saja tidak.

Namun yang ada dalam benak para Politisi di Senayan itu hanya kepentingan politik partai mereka dan kepentingan rekan sejawat mereka semata, sementara nyawa rakyat sama sekali mereka tidak perduli. Mau mampus kek, bodoh amat. Ibaratnya begitu.

Negara ini telah dibangun susah payah dengan gelimangan darah dan cucuran air mata oleh para pendahulu bangsa, apa bapak ibu mau negara ini hancur hanya karena pemberantasan terorisme dihambat oleh para anggota Dewan yang terhormat di Senayan sana?

Hal yang lebih krusial dan mendesak tidak mereka lakukan, malah sibuk bela rekan-rekan mereka yang terlibat korupsi E-KTP dengan memanfaatkan kewenangan mereka untuk melakukan hak angket untuk membela para Koruptor. Dimana logikanya coba?

Padahal mereka digaji dari uang rakyat yang butuh ekstra perlindungan yang lebih dari aksi-aksi kekejaman terorisme, namun yang terjadi justru sebaliknya, uang hasil keringat rakyat mereka hamburkan demi kepentingan golongan mereka dengan cara melemahkan KPK melalui hak angket.

Coba bapak ibu bayangkan, anggaran sebesar Rp 3.151.986.000 yang dicomot dari APBN hanya untuk membiayai Pansus Hak Angket KPK itu. Bukankah lebih bermanfaat jika dana tersebut dimanfaatkan untuk menyelesaikan UU Anti Terorisme? Berikut rinciannya (Sumber).
Rapat-rapat penyelidikan: Rp 110.550.000
Rapat-rapat pemeriksaan: Rp 513.800.000
Menghadirkan pakar: Rp 753.488.000
Penyelidikan: Rp 149.100.000
Honor Panitia Angket: Rp 241.950.000
Honor Tim Panja: Rp 143.450.000
Honor Tim Perumus: Rp 94.450.000
Belanja perjalanan dinas paket meeting dalam kota: Rp 234.760.000
Konsinyering: Rp 168.960.000

Betapa borosnya para anggota Dewan yang terhormat itu menghambur-hamburkan uang sebanyak itu hanya demi satu tujuan, memusnahkan KPK yang menjadi batu sandungan mereka untuk korupsi. Lagi-lagi, dimana logikanya coba?

Alumni 212: Orang Kafir yang Dizalimi Akan Kami Bela

 
Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo (tengah) mengatakan, pihaknya akan membela Hary Tanoesoedibjo. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)

Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo menegaskan, pihaknya saat ini bukan hanya membela ulama, tapi juga membela setiap orang yang dizalimi meskipun dianggap kafir. Presidium menyatakan tak akan tebang pilih dalam memberikan pembelaan.

"Siapa pun orang kafir yang dizalimi ya kami harus bela. Kami tidak milih orang," kata Sambo di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (14/7).

Dia menyebut salah seorang yang dianggap kafir dan patut dibela adalah Hary Tanoesoedibjo. Ketua Umum Partai Perindo ini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan ancaman melalui SMS.

Sambo menduga Hary Tanoe menjadi korban politik balas dendam atas kekalahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI Jakarta. Sambo mengatakan, Presidium Alumni 212 akan membela bos MNC Group itu karena selama ini banyak membantu kelompoknya.

Sebelum memutuskan bantuan kepada Hary Tanoe, Sambo mengaku menerima masukan agar presidium tidak hanya membela orang beragama Islam saja. Hal itu sebagai bentuk solidaritas kepada para pihak yang dizalimi karena bertentangan dengan Ahok.

"Yang kami bela, dia sekarang dizalimi, dia banyak ikut bantu, itu pun karena ada yang disampaikan, ya kami bela. Enggak ada hubungan yang namanya, 'Ini kan, ustaz bela orang kafir'" ujar Sambo.


Pemilik MNC Group Hary Tanoesoedibjo usai pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Siber, Bareskrim Polri, Jakarta. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Dia menjelaskan, pembelaan yang diberikan presidium kepada Hary Tanoe berupa pengaduan ke Komnas HAM. Sambo mengatakan, pihaknya mendesak Komnas HAM untuk membentuk tim investigasi karena dugaan kriminalisasi.

"Supaya Komnas HAM membentuk tim investigasi juga, sebagaimana yang mereka lakukan kepada orang yang dikriminalisasi lainnya," kata Sambo.

Hari ini Presidium Alumni Aksi 212 kembali menyambangi Kantor Komnas HAM. Sejumlah aduan mereka sampaikan, salah satunya terkait sikap menolak aksi kriminalisasi terhadap Hary Tanoe. (pmg)

Takut Ditinggal Pendukungnya ? Fraksi PKS dan Gerindra Tolak Pembubaran Ormas Radikal

 
Jangan pilih partai yang mendukung ormas radikal, karena bisa jadi mereka memang pendukung ormas radikal untuk membuat kegaduhan di negeri ini.

Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas), langsung berlaku pasca diterbitkan Presiden Joko Widodo. Namun Perppu itu bisa batal jika DPR menolak mengesahkannya menjadi undang-undang.

Adalah Fraksi PKS dan Gerindra yang langsung menyampaikan penolakan terhadap Perppu Ormas. Presiden PKS Sohibul Iman, menilai Perppu Ormas tidak memenuhi syarat kegentingan yang memaksa untuk diterbitkan.

“Kami tidak melihat ada kegentingan yang memaksa. Kalau tidak ada, solusinya bukan Perppu, tapi mengamandemen undang-undangnya (UU Ormas -red). Kalau pembubaran ini hanya dilakukan oleh eksekutif, tentu ini akan berbahaya,” ucap Sohibul, Rabu (12/7).

Sohibul menilai, pembubaran ormas yang anti-Pancasila mestinya tetap menempuh jalur hukum, tidak langsung oleh pemerintah sebagaimana diatur dalam Perppu.

“Ormas kan didirikan secara legal berbadan hukum, makanya kalau dia mau dibubarkan, di situ ada proses yang berpayung hukum. Saya kira itu problemnya,” kritiknya.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengkritik lebih keras soal terbitnya Perppu Ormas oleh Jokowi, untuk mengganti UU Ormas yang disusun di DPR itu. Jazuli menyebut ada potensi pemerintah represif jika Perppu disahkan DPR menjadi undang-undang.

“Fraksi PKS sendiri menyampaikan keprihatinan atas terbitnya Perppu ini dilandasi atas banyaknya ‘pasal-pasal karet’, dan pengabaian proses peradilan dalam Perppu ini,” ujar Jazuli Juwaini kepada kumparan (kumparan.com), Kamis (13/7).

“Perppu ini dikhawatirkan sangat potensial mengubah komitmen negara hukum (rechstaat) menjadi negara kekuasaan (machtstaat),” lanjutnya.

Sudah jelas alasan mereka dalam menolak pembubaran ormas radikal tersebut tanpa SOLUSI dalam membubarkan ormas-ormas radikal yang tidak menguntungkan bangsa dan negara itu.

siapa bilang ini tidak menguntungkan bangsa dan negara?
memangnya mereka ingin indonesia menjadi bergolak macam turki,syiria,yaman dan negara-negara arab lainya karena terlalu membebaskan ormas-ormas radikal.
atau justru mereka ketakutan dan merasa dirugikan bila prmas-ormas radikal di belenggu mereka akan kehilangan pendukung dan simpatisan.
susah memang kalo segala sesuatu selalu dikait-kaitkan dengan kepentingan politik,tidak bisa melihat lagi mana yang baik mana yang benar.. yang dicari cuma kemenangan dan keuntungan kelompok saja.[PO]

Ini Dia 6 Ormas Yang Harus Dibubarkan Pemerintah

 


Oleh : Tsamara Amany

Hari ini saya membuat petisi untuk mendesak Presiden sebagai pemegang tertinggi kekuasaan atas eksekutif dan Polri agar membubarkan serta menindak seluruh ormas radikal yang ada di negeri ini. Banyak yang bertanya kepada saya, mengapa hanya enam ormas saja yang saya tuntut untuk bubarkan? Mungkin ada banyak ormas-ormas radikal lainnya yang seharusnya dicantumkan. Namun enam ormas tersebut langsung muncul dalam ingatan saya ketika berbicara mengenai ormas radikal. Hal ini bukan tanpa alasan, berbagai aksi yang dilakukan keenam ormas ini kerap provaktif dan mengundang perpecahan.

Oleh karena itu, saya akan mencoba membeberkan alasan mengapa keenam ormas ini harus dibubarkan:

1. Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)

HTI merupakan organisasi Islam yang mendukung berdirinya Khilafah Islamiyah. Dengan ini, HTI tidak mengakui keberadaan Pancasila. Sejumlah parade HTI di berbagai lokasi di Indonesia menunjukkan bahwa ormas ini telah makar terhadap pemerintah Republik Indonesia.

Dalam artikel berjudul “Pancasila” yang dirilis website HTI, Arief B Iskandar menyatakan bahwa memang HTI berupaya mewujudkan Khilafah. “Jika Anda adalah seorang muslim yang taat; yang menghendaki tegaknya Islam secara total dalam semua aspek kehidupan; yang menginginkan penerapan syariah secara kaffah, apalagi berjuang demi mewujudkan kembali Khilafah ‘ala Minhaj an-Nubuwwah.”

Pertanyaannya, bagaimana mungkin ormas yang jelas menentang sistem negara Indonesia dibiarkan merajalela dan merendahkan simbol-simbol negara ini?

2. Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS)

Aliansi ini dibentuk atas dasar kebencian kepada madzhab Syiah yang menurut mereka adalah aliran yang berbahaya. Padahal Syiah sendiri merupakan madzhab yang diakui oleh Islam di dunia, salah satunya oleh Universitas Islam terkemuka, Al-Azhar. Namun ormas ini justru mengkafir-kafirkan madzhab Syiah sehingga timbul kebencian antar umat.

ANNAS merupakan ormas yang jelas bertentangan dengan UUD 45 yang secara eksplisit menyebutkan bahwa hak beribadah warga negara dilindungi oleh negara. Aliansi ini pun membentuk kepengurusan di berbagai daerah untuk menangkal bahaya Syiah. Tentu saja apa yang dilakukan ANNAS ini jelas membuat perpecahan di tubuh Islam sendiri.

3. Jamaah Ansarut Tauhid (JAT)

Organisasi ini secara nyata mendukung ISIS dan menjadi motor pergerakan ISIS di Indonesia. Bahrun Naim, seorang teroris yang diduga otak bom Thamrin, merupakan anggota JAT. Abu Bakar Ba’asyir sendiri merupakan salah satu pemimpin dari organisasi radikal ini.

4. Majelis Mujahidin Indonesia (MMI)

Organisasi ini tidak jauh beda dari JAT, organisasi ini juga pimpinan Abu Bakar Ba’asyir. Bahkan teroris yang mati bunuh diri dalam bom Thamrin, Afif, merupakan anggota MMI. Sama seperti JAT, MMI pun juga telah mendeklarasikan diri sebagai pendukung ISIS.

5. Forum Umat Islam (FUI)

FUI memang bukan organisasi yang kerap didengar. Namun organisasi ini pun tak kalah radikalnya. Dalam perayaan Maulid Nabi dan Natal tahun lalu, FUI dikabarkan mengirimkaAn ancaman akan membubarkan acara tersebut (Jakarta Post). Ancaman ini ditebar dengan mengatasnamakan agama. Akibatnya penyelanggara acara harus mencari tempat lain agar tidak terkena dampak ancaman FUI.

6. Front Pembela Islam (FPI)

Organisasi pimpinan Rizieq Shihab ini memang sudah terkenal dengan aksi provokasi dan kekerasan. Dalam sejumlah demo, FPI sering melecehkan perorangan, agama, budaya, dan masih banyak lagi. Pada tahun 2014, FPI juga mengeluarkan maklumat mengenai ISIS yang mana pada poin 5 menyatakan bahwa Al-Qaeda dan ISIS harus bersatu untuk meneruskan perjuangan.

FPI juga sering melakukan aksi yang mengkhawatirkan. Baru-baru ini mereka melakukan sweeping di Taman Ismail Marzuki untuk memastikan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi tidak hadir di Jakarta. Sebelumnya, Imam Besar FPI Rizieq Shihab melecehkan budaya sunda sampurasun menjadi campuracun.

Ormas-ormas di atas jelas bertentangan dengan prinsip yang ada di Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Keenam ormas ini sama sekali tidak menjunjung tinggi perdamaian dan toleransi. Justru sebaliknya, mereka menjunjung tinggi provokasi demi perpecahan seolah-olah ingin memindahkan konflik yang ada di Timur Tengah ke Indonesia.

Ormas-ormas radikal ini tentu melakukan kaderisasi secara radikal pula. Mengutip pernyataan Ketua PBNU Said Aqil Siradj bahwa pembiarakan terhadap radikalisme akan menumbuhsuburkan gerakan terorisme, maka bibit-bibit terorisme harus diberantas sejak dini tanpa pandang bulu.

Apakah kalian akan melakukan pembiaran terhadap radikalisme? Jika tidak, mari paraf petisi dibawah ini untuk mendesak pemerintah dan polisi agar membubarkan serta menindak ormas-ormas radikal sekaligus menjadi bukti bahwa rakyat Indonesia anti radikalisme.

Bani Harahap GNPF-MUI dan Gebby Vesta, Kisah Sekuel Chat

 
BANI HARAHAP SIAPA? GAK KENAL? SAMA

Untuk mengetahui siapa dia, mari kita lihat sekilas secara garis besar atmosfer politik Indonesia yang kemudian memuncullkan sosok Bani Harahap sebagai figurannya.

Ahok menjanjikan ekonomi lebih baik di Kepulauan Seribu, terpeleset lidah (kata orang sebelah sana) mengatakan tentang Al-Maidah. Buni Yani on fire, upload, disambut gegap gempita, dilanjutkan dengan Fatwa MUI tentang Penodaan Agama oleh Ahok.

Fatwa MUI yang dinilai terburu-buru dan bermuatan politik mulai kehilangan momentum, namun kemudian diselamatkan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) yang berikhtiar menjaga fatwa yang sudah mulai kehilangan taringnya.

Bila Anda bingung bedanya GNPF-MUI dengan FPI, tidak masalah. Keduanya bagai saudara kembar politis yang ada-ada saja.

Bersama-sama, dua organisasi sosial yang badan hukumnya dipertanyakan itu, menggelar demonstrasi 3 angka. Awalnya mantap, lama-lama semakin melemah. Mereka yang awalnya pikir membela agama, langsung sadar sedang diperalat agenda politik. Selain itu, dana juga ada batasnya kan?

GNPF-MUI mengaku memiliki 100 pengacara dan mendesak dalam banyak hal. Sumber FPI yang berteriak tidak boleh ada intervensi hukum, tidak berlaku ke GNPF-MUI, karena mereka kok sepertinya interventor sejati. Agama dijadikan tameng untuk tindakan merasa di atas hukum negara.

Satu dari 100 pengacara (kalau memang 100), bernama Bani Harahap. Bukan siapa-siapa.



KILAS BALIK CHAT SEX RIZIEQ


Sebelum membahas lebih lanjut tentang Bani Yani eh.. Bani Harahap, sebentar saja kita belajar dari pengalaman gurunya (?). FPI diketuai Rizieq. Rizieq merasa dirinya kharismatik. Kesuksesan demonstrasi 212, membuat besar kepala.

Hacker meretas percakapan Whatsapp bersama Firza yang berbau mesum dengan alasan apa yang dikoar-koarkan tidak sejalan dengan tingkah lakunya. Ini masih bersifat dugaan. Dengan kepergian Rizieq melarikan diri ke Arab Saudi dan meminta rekonsiliasi dengan pemerintah, membuat kita tidak perlu lagi menduga akhirnya. Terima kasih Rizieq.





BANI HARAHAP SANG FIGURAN

“Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya”, kata pepatah. Sepertinya tepat ya, tapi penulis merasa mungkin bisa dimodifikasi sedikit pepatahnya. Dalam hal ini, “Buah dan pohon jatuh bersama” sepertinya lebih tepat.

Akun Instagram “Gebby Vesta”, seorang model seksi yang diduga dekat dengan kaum sebelah itu, membuka kebobrokan Bani Harahap dan menyambar ke teman-temannya. Gebby mengaku tidak tahan lagi dengan pola tingkah Bani sekaligus tidak tahan lagi dengan kaum munafik menurut dia yang selama ini sibuk jual-beli agama.

Menurut Gebby Vesta, Bani Harahap adalah :
Pengacara
Mantannya yang setiap bertemu meminta “jatah” hubungan suami-istri.
Penikmat hubungan suami-istri dengan banyak perempuan. Minimal 3 orang sudah mengatakan ke Gebby.
Memaksa “jatah” di bulan puasa.
Simpatisan ISIS.
Seseorang yang berambisi menjadi gubernur termuda.
Seseorang dengan ukuran itu sebesar jempol tangan.
Seseorang yang menjauhi media sosial supaya namanya bersih saat pencalonan.
Seseorang yang memiliki kemiripan sifat dengan teman-temannya.



Supaya imbang, menurut Gebby Vesta, dirinya adalah :

Singer
Model
DJ
Bad Girl







APAKAH GEBBY VESTA TIDAK SUKA BANI HARAHAP dan TEMAN-TEMANNYA?

Betul, dia tidak suka. Menurut Gebby mereka hanya orang-orang yang berlindung dibalik agama. Mereka orang-orang munafik yang menebar kebencian, fitnah, perpecahan, banyak hal buruk untuk agama lain, bahkan untuk agamanya sendiri.

Secara ringkas, Gebby menyimpulkan bahwa mereka adalah “Pencari masalah dalam setiap masalah.”



Lalu siapa teman-teman dari Bani Harahap yang dimaksud Gabby? Tidak ada yang tahu.

Yang kita tahu hanya Bani Harahap merupakan salah satu pengacara GNPF-MUI yang dekat dengan FPI, yang dibentuk dalam rangka (menurut mereka) menjaga Fatwa MUI tentang penodaan agama oleh Gubernur Jakarta, yang saat ini sudah dipenjara.

Bila ada kemiripan antara kisah Bani Harahap dengan Riziek Shihab, antara pengacara GNPF-MUI dengan pemimpin FPI, kita bersama juga masih dalam tanda tanya. Kebenaran dari kisah Gebby tentang pengalaman dirinyasendiri pun masih dalam tanda tanya. Namun bila ini memang benar, Gebby sudah menyelamatkan kita dari minimal 1 orang calon legislatif atau eksekutif di masa depan yang kompetensinya untuk negara tidak perlu ragu untuk kita meragukan.









Bila penulis ditanya, percaya siapa? Gebby atau para penikmat tuduhan kriminalisasi ulama? Penulis dengan landasan logis cenderung lebih percaya orang yang mengaku dirinya bad dan bicara blak-blakan dari pada orang yang berkoar-koar dirinya orang suci dan bicara seolah-olah membela yang suci.

Orang yang terbiasa jujur melihat dirinya bukan orang suci, bad boy, apa adanya, tidak ada alasan lagi untuk bersikap tidak jujur ketika mengkritik orang lain. Tidak ada alasan untuk pencitraan bagi orang yang selama ini sudah apa adanya.

Sindir Istri Jenderal, Kapolri Lepas Jam Tangan di Bandara

 
Aksi kekerasan yang dilakukan seorang istri jenderal purnawirawan di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, sempat membuat heboh. Joice Warouw (41) menampar petugas Aviation Security karena tak terima ditegur.
Joice Warouw tampak tak terima saat petugas bernama Elisabeth Jenny Wehantow yang memintanya melepaskan jam tangan saat memasuki mesin X-ray bandara. Rupanya tindakan kurang terpuji itu mendapat sindiran dari Kementerian Perhubungan.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, JA Barata menyindir dengan membeberkan sikap Kapolri Tito Karnavian saat melewati pemeriksaan pada Minggu 9 Juli 2017 di tempat yang sama.
"(Kapolri) termasuk diantaranya melepas seluruh peralatan yang mengandung unsur logam yang melekat pada tubuh seperti ikat pinggang, dan jam tangan," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) JA Barata dalam keterangannya tertulis di Jakarta.
Untuk itu, kata Barata, contoh baik yang dilakukan Jenderal Tito saat memasuki mesin pemeriksaan atau X-ray perlu diikuti semua masyarakat. “Semoga menjadi contoh bagi yang lain untuk patuh pada peraturan yang berlaku di dunia penerbangan," katanya.
Sebelumnya, peristiwa penamparan yang dilakukan oleh Joice Warouw terjadi di Bandara Samratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Rabu, 5 Juli 2017, pukul 07.20 WITA, kasus itu sempat menjadi viral di jejaring media sosial.

Kronologisnya, ketika perempuan yang mengaku istri polisi bintang satu masuk pintu X-ray SCP 2, tiba-tiba pintu detektor berbunyi karena dia memakai jam tangan. Saat ia diminta melepasnya justru menampar petugas.

Pulang Dari Turki Jokowi Berhasil Menggondol Investasi Sebesar 6,7 Triliun , Fadli zon Yang Tadinya Mencak-Mencak Dibuat Melongo

 


Portal Newsindo, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan kunjungan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) tidak sekadar kunjungan saja.

Akan tetapi, kunjungan tersebut menghasilkan investasi Turki ke Indonesia senilai 520 dollar AS atau Rp 6,7 triliun (kurs Rp 13.000).

Kepala BKPM, Thomas Lembong mengatakan, investasi tersebut diperoleh dari penandatanganan nota kesepahaman antara BUMN perkapalan Indonesia PT PAL (Persero) dengan Karadeniz Holding.

Karadeniz Holding adalah perusahaan Turki yang bergerak di bidang energi dan kapal pembangkit listrik.

Nota kesepahaman antara PT PAL dan Karadeniz senilai 320 juta dollar AS atau Rp 4,1 triliun.

Selain itu, juga ada kesepakatan PT Dirgantara Indonesia (Persero) dengan Turkish Aerospace Industry senilai 200 juta dollar AS atau Rp 2,6 triliun.

"Kesepakatan yang dilakukan melingkupi pembuatan empat pembangkit listrik dengan kapasitas sebesar 36 MW-80 MW," ujarnya dalam keterangannya, Jumat (7/7/2017).?

Menurut mantan Menteri Perdagangan ini, kesepakatan untuk membuat pembangkit listrik sesuai dengan keinginan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah-daerah terpencil serta memenuhi target listrik 35.000 megawatt.

"Peluang investasi untuk memproduksi energi listrik ini sangat potensial sehingga kami akan terus mengawal komitmen yang telah disepakati oleh kedua perusahaan tersebut," jelas dia.

Lebih lanjut Thomas menambahkan, bahwa kerja sama antara PT PAL dan Karadeniz Holding dapat mengisi kebutuhan akan pembangkit listrik di tingkat regional.

"Negara-negara tetangga seperti Philipina maupun Myanmar merupakan negara yang potensial sebagai customer dari perusahaan tersebut," tambah dia.

Sementara kesepakatan antara PT Dirgantara Indonesia dengan Turkish Aerospace Industry meliputi tiga hal utama.

Di antaranya kerja sama di bidang Marketing and production Extention of N219, Joint Development and Production of N245 serta UAV – ANKA Marketing and Production Extention terutama ekspansi pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Sebenarnya dalam kunjungan kerja yang dilakukan oleh Presiden Jokowi ke Turki, ada dua jenis perjanjian yang akan ditandatangani.

Pertama adalah perjanjian antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Turki. Perjanjian ini akan dilakukan antara Kementerian Kesehatan Indonesia dengan Kementerian Kesehatan Turki serta Kementerian Perdagangan Indonesia dengan Kementerian Perekonomian Turki.

Turut mendampingi Presiden Jokowi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Bagian kedua adalah perjanjian antara perusahaan Indonesia dengan perusahaan Turki. Tiga BUMN perusahaan Indonesia menandatangani perjanjian dengan tiga perusahaan Turki.

Kerja sama investasi antara perusahaan-perusahaan Indonesia dan Turki tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai realisasi investasi Turki yang masih minim di Indonesia.

Dari data yang dimiliki oleh BKPM periode kuartal pertama tahun 2017, realisasi investasi dari Turki hanya 0,1 juta dollar AS atau Rp 1,3 triliun terdiri dari sembilan proyek investasi.

Nilai tersebut menunjukkan bahwa tidak ada investasi baru yang dilakukan dari Turki selama kurun waktu tersebut.

fadli zon yang mencak-mencak dibuat melongo

Apapun yang dilakukan Jokowi akan selalu dikritik terlebih dulu, seperti tak sabar dan gatal mulutnya kalau tidak mengkritik Jokowi. Saat rangkaian kunjungan ke Turki dan Jerman, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengungkapkan, kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Turki dan Jerman yang membawa serta seluruh anggota keluarganya, mulai dari istri, anak, menantu, hingga cucu, merupakan tindakan yang kurang pantas.

“Meski tidak ada larangan tegas, membawa serta seluruh anggota keluarga dalam kunjungan resmi kenegaraan adalah tindakan yang kurang pantas. Presiden mestinya bisa menjadi teladan mengenai hal ini,” ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/7)

Sebenarnya saya bingung kalau memang tidak ada larangan tegas lalu kenapa? Kalau dikatakan kurang pantas itu standar siapa? Saya jadi ingat soal anaknya yang ke luar negeri itu.

Ia juga membandingkan protokoler DPR dengan Kepresidenan yang jelas berbeda dan nampaknya ia juga tidak benar-benar paham.

“Sebagai pembanding, menurut aturan keprotokolan, pimpinan DPR dalam kunjungan muhibah juga diperbolehkan membawa serta istri atau suami, atas biaya negara, namun dalam praktiknya fasilitas itu jarang sekali digunakan. Dan fasilitas itupun khusus muhibah, karena dalam kunjungan kerja lainnya, fasilitas itu tidak diberikan,” ujar Politisi dari Partai Gerindra itu.

Memang sesuai aturan yang berlaku, Fadli mengakui, anggota keluarga Presiden juga mendapatkan fasilitas protokoler tertentu, namun karena fasilitas itu bersifat melekat, Presiden mestinya bijaksana dan bisa memilah-milah, jangan sampai fasilitas bagi kerja kepresidenan ditumpangi oleh kepentingan pribadi keluarga Presiden, apalagi ini dilakukan secara mencolok.

Dan yang lebih lucu lagi ia memberi nasehat seperti ini

“Jangan sampai preseden semacam ini ke depannya malah jadi model bagi penyelenggara negara lainnya. Harus segera ditegaskan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh, jangan sampai diabu-abukan. Ini tidak bagus bagi agenda reformasi birokrasi kita,” ungkapnya menambahkan.

Tapi nyatanya kunjungan Presiden ke Turki bukan sekedar jalan-jalan dan haha hihi. Ada hasilnya.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan kunjungan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) tidak sekadar kunjungan saja.

Akan tetapi, kunjungan tersebut menghasilkan investasi Turki ke Indonesia senilai 520 dollar AS atau Rp 6,7 triliun (kurs Rp 13.000).

Kepala BKPM, Thomas Lembong mengatakan, investasi tersebut diperoleh dari penandatanganan nota kesepahaman antara BUMN perkapalan Indonesia PT PAL (Persero) dengan Karadeniz Holding.

Karadeniz Holding adalah perusahaan Turki yang bergerak di bidang energi dan kapal pembangkit listrik. Nota kesepahaman antara PT PAL dan Karadeniz senilai 320 juta dollar AS atau Rp 4,1 triliun. Selain itu, juga ada kesepakatan PT Dirgantara Indonesia (Persero) dengan Turkish Aerospace Industry senilai 200 juta dollar AS atau Rp 2,6 triliun.

“Kesepakatan yang dilakukan melingkupi pembuatan empat pembangkit listrik dengan kapasitas sebesar 36 MW-80 MW,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (7/7/2017).?

Menurut mantan Menteri Perdagangan ini, kesepakatan untuk membuat pembangkit listrik sesuai dengan keinginan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah-daerah terpencil serta memenuhi target listrik 35.000 megawatt.

“Peluang investasi untuk memproduksi energi listrik ini sangat potensial sehingga kami akan terus mengawal komitmen yang telah disepakati oleh kedua perusahaan tersebut,” jelas dia.

Lebih lanjut Thomas menambahkan, bahwa kerja sama antara PT PAL dan Karadeniz Holding dapat mengisi kebutuhan akan pembangkit listrik di tingkat regional.

“Negara-negara tetangga seperti Philipina maupun Myanmar merupakan negara yang potensial sebagai customer dari perusahaan tersebut,” tambah dia.

Sementara kesepakatan antara PT Dirgantara Indonesia dengan Turkish Aerospace Industry meliputi tiga hal utama.

Di antaranya kerja sama di bidang Marketing and production Extention of N219, Joint Development and Production of N245 serta UAV – ANKA Marketing and Production Extention terutama ekspansi pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Sebenarnya dalam kunjungan kerja yang dilakukan oleh Presiden Jokowi ke Turki, ada dua jenis perjanjian yang akan ditandatangani.

Pertama adalah perjanjian antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Turki. Perjanjian ini akan dilakukan antara Kementerian Kesehatan Indonesia dengan Kementerian Kesehatan Turki serta Kementerian Perdagangan Indonesia dengan Kementerian Perekonomian Turki.

Turut mendampingi Presiden Jokowi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Bagian kedua adalah perjanjian antara perusahaan Indonesia dengan perusahaan Turki. Tiga BUMN perusahaan Indonesia menandatangani perjanjian dengan tiga perusahaan Turki.

Kerja sama investasi antara perusahaan-perusahaan Indonesia dan Turki tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai realisasi investasi Turki yang masih minim di Indonesia.

Kalau kunjungan seperti itu kemudian membawa investasi untuk pembangunan negara, saya sebagai rakyat dan atasanya Fadli Zon tidak keberatan. Apalagi kerjasama yang dijalin adalah dengan Turki, insya Allah barokah kalau kata kubu pemuja Erdogan.

Kalau kerja gak bener, hobi nyinyir tapi meminta keluarganya agar diberi fasilitas. Atau studi banding yang gak jelas hasilnya, tentu kita sebagai rakyat yang bayar pajak akan mempertanyakan hal tersebut.

seharusnya fadli zon yang tadinya mencak-mencak sekarang jadi merasa malu,karena selalu berburuk sangka kepada mister jokowi.
tapi saya gak tau juga mungkin urat malunya memang sudah putus.
bisa jadi si fadli yang tadinya mencak-mencak bakalan jadi melongo,mungkin juga malah makin kebakaran jenggot sambil guling-guling karena merasa tidak terima dengan nasib baik yang selalu didapatkan jokowi. kompas , seword

Jokowi ke Jerman Ikut KTT G-20 dan Kunjugi Turki

 
Pagi ini, Presiden Joko Widodo bertolak menuju Turki dan Jerman. Negara pertama yang akan dikunjungi yaitu Turki.
Kunjungan ke Turki merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, pernah berkunjung ke Indonesia. Pantauan kumparan (kumparan.com) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (5/7), Jokowi dan Ibu Negara Iriana bertolak menuju ke Ankara, Turki sekitar pukul 07.32 WIB dengan pesawat Kepresidenan BBJ 2.
"Di Turki, ada yang perlu dikerjasamakan dengan Turki. Terkait hal politik, keamanan, dan juga ekonomi. Ini kan kunjungan balasan juga, sudah lama ditunggu," ujar Pratikno yang ikut mengantar Jokowi ke Bandara Halim, Rabu (5/7).

Sementara itu, saat berkunjung ke Jerman, Jokowi akan menghadiri KTT G20. Di KTT ini, Jokowi akan menyampaikan pesan agar G20 dapat menjadi bagian dari solusi berbagai tantangan global.
Utamanya dalam menghadapi ancaman terorisme di mana Presiden akan menjadi pembicara utama dalam sesi tersebut. Terkait ekonomi dan keuangan global, Presiden akan menyinggung pentingnya aksi bersama anggota 20 dalam memerangi penggelapan pajak.

Jokowi bertolak ke Turki dan Jerman (Foto: Dok. Laily - Biro Pers Setpres)
"Sementara di KTT G-20, ini kan banyak kepala negara yang baru. Presiden Jokowi termasuk yang senior di G20 dengan Merkel tentu saja. Jadi ada banyak hal yang juga harus dibicarakan," lanjutnya.
Tak lupa, di sela-sela pertemuan G20, Presiden juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pimpinan negara sahabat, salah satunya Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dalam kesempatan ini, Jokowi juga memboyong keluarganya yaitu Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda, Jan Ethes, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep.
Sebelum bertolak ke Turki dan Jerman, Jokowi dan rombongan akan terlebih dahulu ke Banda Aceh untuk menggelar pertemuan singkat dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah untuk memberikan selamat. Irwandi dan Nova sendiri dilantik oleh Mendagri Tjahjo Kumolo pada (5/7) waktu setempat.
Jokowi dan Ibu Negara dilepas keberangkatannya oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Mensesneg Pratikno, dan Seskab Pramono Anung.
[kumparan]

6 Fakta soal Muhammad Hidayat, Pelapor Kaesang Pangarep

 

Muhammad Hidayat pelapor putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep ke Polresta Bekasi.
BEKASI - Kapolresta Bekasi, Kombes Pol Hero Henrianto Bachtiar mengatakan pelapor akun Youtube Kaesang Pangarep adalah seorang warga bernama Muhammad Hidayat.

Laporan tersebut diajukan oleh seorang pria bernama Muhammad Hidayat S dan diterima oleh Kantor Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota pada Minggu (2/7/2017). Kaesang dilaporkan dengan nomor polisi: LP/1049/K/VI/2017/Restro Bekasi Kota.

Muhammad Hidayat merupakan tersangka ujaran kebencian yang saat ini sedang ditangani Polda Metro Jaya.

"Pelapor akun Kaesang ini memang sudah ditetapkan tersangka oleh Polda Metro atas dugaan ujaran kebencian juga," kata Hero di Kantor Polresta Bekasi, Rabu (5/7/2017)

Siapakah Muhammad Hidayat?

Dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan/Pengaduan tertulis inilah identitas pelapor

1. Nama: Muhammad Hidayat S.
2. Tempat lahir: Tapanuli, 30-10-1964
3. Pekerjaan: Swasta

Menurut Hero, kasus Muhammad Hidayat masih terus dalam pengembangan Polda Metro Jaya dan sedang ditangguhkan sementara waktu.

"Masih berjalan terus. Dia terkena pasal ujaran kebencian pada aksi 411 lalu, karena mengolok-olok anggota polri," kata dia.

4. Pemilik akun YouTube Muslim Friends

Sementara itu Juru Bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (5/7/2017), mengungkapkan Hidayat ditangkap polisi pada 15 November 2016 lalu.

Menurut Argo Yuwono, Muhammad Hidayat mengunggah video dugaan provokasi yang dilakukan Iriawan pada unjuk rasa 4 November 2016 atau 411 lalu.

Ia tercatat sebagai pemilik akun YouTube Muslim Friends.

5. Mengunggah Video Diduga Provokasi

Muhammad Hidayat ditangkap di rumah sewanya di kawasan Bekasi pada Selasa (15/11/2016).

Hidayat ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga telah menggiring opini publik dengan memberi judul video tersebut dengan kalimat seolah-olah Kapolda telah melakukan provokasi.

Dalam akun tersebut, Hidayat memuat judul 'terungkap Kapolda Metro Jaya provokasi massa FPI agar serang massa HMI'. Hidayat sengaja mengunggah dan menyunting video tersebut.

Tujuannya, menurut keterangan Juru Bicara Polda Metro Jaya waktu itu, Komisaris Besar Awi Setiyono, agar publik menuding Kapolda memprovokasi organisasi masyarakat (ormas) untuk menyerang ormas lainnya.

6. Dijerat UU ITE

Dari tangan Hidayat, polisi menyita sejumlah barang bukti, seperti satu unit handphone, satu unit laptop, dan satu unit mobil.

Akibat ulahnya, Hidayat terancam Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 1 dan atau Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang ITE Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman pidana paling lama enam tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Kaesang Tetap Diproses

Meski begitu, polisi tetap memproses laporan Muhammad Hidayat dengan terlapor atas nama Kaesang.

Kaesang dipolisikan karena mengunggah video dengan ucapan,"Mengadu-adu domba dan mengkafir-kafirkan, tidak mau mengingatkan, padahal sesama muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin. Apaan coba? Dasar ndeso". Kaesang dilaporkan dengan nomor polisi: LP/1049/K/VI/2017/Restro Bekasi Kota.

Humas Polresta Bekasi, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan pihaknya sudah melakukan pemanggilan pemeriksaan lanjutan oleh pelapor akun Youtube Kaesang.

"Iya, sudah kami sampaikan surat panggilan kepada yang bersangkutan," kata dia di Kantor Polresta Bekasi, Rabu (5/7/2017)

Hal itu dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pelaporan dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian dari akun tersebut.

Editor: Sanusi
Sumber: TribunWow.com

Ini Video Asli Hidayat Yang Membuat Dia Jadi Tersangka. Bandingkan Dengan Video Kaesang!

 

Kaesang dilaporkan akibat tuduhan ujaran kebencian. Pelapor sendriri bernama Muhammad Hidayat. Saya penasaran siapa Hidayat sebenarnya. Lalu saya berhasil mendapatkan beberapa info menarik.

4. Pemilik akun YouTube Muslim Friends

Sementara itu Juru Bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (5/7/2017), mengungkapkan Hidayat ditangkap polisi pada 15 November 2016 lalu.

Menurut Argo Yuwono, Muhammad Hidayat mengunggah video dugaan provokasi yang dilakukan Iriawan pada unjuk rasa 4 November 2016 atau 411 lalu.

Ia tercatat sebagai pemilik akun YouTube Muslim Friends.

5. Mengunggah Video Diduga Provokasi

Muhammad Hidayat ditangkap di rumah sewanya di kawasan Bekasi pada Selasa (15/11/2016).

Hidayat ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga telah menggiring opini publik dengan memberi judul video tersebut dengan kalimat seolah-olah Kapolda telah melakukan provokasi.

Dalam akun tersebut, Hidayat memuat judul ‘terungkap Kapolda Metro Jaya provokasi massa FPI agar serang massa HMI’. Hidayat sengaja mengunggah dan menyunting video tersebut.

Tujuannya, menurut keterangan Juru Bicara Polda Metro Jaya waktu itu, Komisaris Besar Awi Setiyono, agar publik menuding Kapolda memprovokasi organisasi masyarakat (ormas) untuk menyerang ormas lainnya.

dilansir tribunnews.com

Sebelumnya saya pikir Hidayat ini unggah video provokasi di facebook, tapi ternyata di youtube.

Lalu setelah saya cari di youtube, ternyata chanel hidayat yang bernama Muslim Friends tersebut masih ada. Chanel nya baru terisi 2 video.

Menurut opini amatir saya, saya yakin sebelumnya chanel ini sudah punya banyak video sebelumnya. Karena subscriber dari chanel ini sudah mencapai angka 2 ribu. Bagaimana bisa mendapat 2 ribu subscriber tetapi video masih 2 biji dengan view total 2 video tersebut hanya 400rb an?

Sebenarnya, bukan perkara mudah mendapatkan angka 2 ribus subscriber dengan total video yang ada di chanel youtube hanya dua. Namun saya rasa konten yang ada harus original, sementara Hidayat mengunggah konten reupload. Maklum saya dulu main youtube hehe.

Ini adalah video terbaru dari chanel tersebut, kontennya berisi capturean permintaan maaf lewat facebook sang pemilik yakni Hidayat.
Saya sebenarnya berharap Hidayat secara langsung meminta maaf. Maksud saya video tersebut berupa footageberupa mukanya sendiri bukan malah slideshow capturean facebook.

Karena menurut saya tidak relevan, membuat ulah di youtube, seharusnya meminta maaf dengan sebuah video dirinya sendiri bukan malah capturean facebook yang dijadikan video.

Kita tahu Youtube adalah media sosial berupa tempat untuk membagikan video bukan untuk membuat status.

Ini video pertama dari muslim friends yang diunggah 5 nov 2016, video ini juga merupakan video yang membuat Hidayat berurusan dengan pihak kepolisian perihal ujaran kebencian :
Saya kaget juga, ternyata video diatas belum dihapus di youtube oleh dia.

Judul lengkap video tersebut adalah : ”Terungkap..!! Kapolda Metro Jaya Provokasi Massa FPI Agar Serang Massa HMI. Ini Buktinya..!!”. Saya bangga, masih ada netizen sadar yang tahu video ini provokatif. Sudah ada unlike berjumlah 1000 lebih. Unlike tersebut berjumlah sama dengan like yang didapat.

Dalam video diatas, akun ini menganaliisis video tersebut dan menyatakan bahwa sang kapolda, Moch Iriawan mengucapkan beberapa kalimat provokatif. Ironis, judulnya sendiri memprovokasi dan sendirinya mentakan orang lain provokatif.



Polisi juga sudah menyatakan Hidayat tersangka karena video diatas.

5. Mengunggah Video Diduga Provokasi

Muhammad Hidayat ditangkap di rumah sewanya di kawasan Bekasi pada Selasa (15/11/2016).

Hidayat ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga telah menggiring opini publik dengan memberi judul video tersebut dengan kalimat seolah-olah Kapolda telah melakukan provokasi.

Dalam akun tersebut, Hidayat memuat judul ‘terungkap Kapolda Metro Jaya provokasi massa FPI agar serang massa HMI’. Hidayat sengaja mengunggah dan menyunting video tersebut.

Tujuannya, menurut keterangan Juru Bicara Polda Metro Jaya waktu itu, Komisaris Besar Awi Setiyono, agar publik menuding Kapolda memprovokasi organisasi masyarakat (ormas) untuk menyerang ormas lainnya.

Saya sendiri malah yakin jika yang akan kalah disini justru Hidayat. Karena jelas-jelas videonya memprovokasi dan mengungkapkan ujaran kebencian terhadap Moch.Iriawan, Kapolda Metro Jaya.

Kaesang? saya rasa tidak ada ujaran kebencian didalamnya. Kaesang memainkan komedi satire, untuk menyindir para anak pejabat yang sering minta proyek.

Perihal kata ndeso, saya pikir bukanlah sebuah ujaran kebencian. Jika dilihat dari konteksnya, kaesang menggunakan kata ndeso bukan dari kata aslinya yang berarti orang desa.

Menurut saya, kata ndeso yang kaesang gunakan sama seperti kata kampungan. Cuma memang ndeso kata ndeso lebih sopan ketimbang kata kampungan.

kam.pung.an
Adjektiva (kata sifat)
(1) Kiasan berkaitan dengan kebiasaan di kampung; terbelakang (belum modern); kolot;
(2) Kiasan tidak tahu sopan santun; tidak terdidik; kurang ajar

Dari arti nomer dua, ya memang dirasa tidak tahu sopan santun dan tidak terdidik memang jika seorang anak pejabat meminta proyek terhadap bapaknya.

Silahkan kalian bandingkan video diatas dengan video Kaesang yang dituduh menyebarkan kebencian,swd

Polri Benarkan Istri Brigjen Johan Sumampouw Tampar Petugas Bandara

 

Belakangan ini,viral sebuah video yan menampilkan calon penumpang wanita mengamuk di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (5/7) pukul 07.46 WITA. Wanita yang diketahui bernama Joice Onsay Marouw (JOW) itu bahkan terlihat jelas menampar seorang petugas Aviation Security (Avsec) bandara.

Joice juga diduga mengaku dirinya merupakan istri seorang jenderal polisi berbintang dua. Adapun nama yang disebutkan adalah Brigjen Johan Angello Sumampouw yang kini menjabat sebagai Direktur Materi Pendidikan Debiddikpimtknas Lemhanas RI.

Saat dikonfirmasi, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto membenarkan hal tersebut.

"Iya itu betul (istri) Brigjen Johan Sumampouw. Dia tugas di Lemhanas," kata Setyo kepada wartawan, Rabu (5/7/2017).

JOW bahkan ikut melaporkan petugas bandara karena tak terima sikap mereka saat JOM harus melewati pemeriksaan mesin X ray.

"Jadi keduanya bikin laporan polisi. Dia (JOW) merasa tersinggung atau tidak terima ditegur, tegurannya kurang pas atau bagaimana gitu. Petugas bandara (laporannya) penganiayaan ringan," kata Setyo.

Peristiwa penamparan terjadi sekitar pukul 07.46 WITA. Saat itu JOW masuk pemeriksaan check poin 2 melalui mesin sinar X atau X-ray. Petugas meminta JOW memasukkan jam tangannya ke mesin X-ray.

"Saya telepon Polsek Manado, beliau (Joice) mau masuk pemeriksaan, kemudian ada jam tangan suruh masukan ke X-ray. Tapi mungkin merasa menegurnya kurang enak ditanggapinya lalu cekcok mulut ditampar pipinya sesuai video itu," kata Setyo.

Sementara itu, Corporate Communication Departemen Head PT Angkasa Pura I, Awaluddin mengatakan saat kejadian petugas wanita awalnya memberikan peringatan kepada JOW untuk melepaskan jam tangan. Peringatan tersebut disampaikan sebelum melewati pemeriksaan mesin sinar X atau X-ray.

Setelah penumpang melewati pemeriksaan, alarm mesin walk-through metal detector berbunyi. Petugas wanita meminta JOW untuk mengulangi kembali, namun penumpang itu malah marah.

"Petugas Aviation Security sudah sesuai aturan surat keputusan Dirjen Perhubungan Udara nomor 2765/XII/2010 terkait pemeriksaan keamanan penumpang yakni Pasal 23 bahwa mantel jaket, jam tangan harus dilepas melalui metal detector," kata Awaluddin dihubungi terpisah.

Kampungan: Joyce Onsay Warouw Malu Dong Sama Ibu Iriana! Istri Pejabat Mikir Dulu Kalau Mau “Sok-Sok”an,Malu Sama Istri Presiden

 

Bukan sekali ini saja saya melihat video tindakan-tindakan yang dilakukan para istri pejabat yang bersikap lebih penting dibandingkan suaminya sendiri. Tidak usah Joyce Onsay Warous yang dengan jelas di videokan menampar petugas Aviasion Security untuk alasan kesombongan diri yang merasa dia seorang Istri seorang Jendral, banyak kok dijalan istri seorang polisi perwira tinggi yang tidak mau ditilang karena merasa jalan raya milik dia. Ugh, bukan lagi memalukan, tapi itu kampungan!

Itu mereka baru jadi istri, yang kalau dilepas status ke-istri-annya, apa mereka berani tampil membawa dirinya sendiri dan bersikap arogan seperti yang terlihat di youtube? Saya tidak yakin yah…

Memang sudah tidak jamannya lagi sikap sok-sokan itu adalah sikap yang bisa dibanggakan. Sekarang malah seperti terbalik, sikap yang sok kaya, sok kuasa, sok bisa, sok tahu, sok pinter, semua yang menganduk kata ‘sok’ didepan sebuah sikap, malah terlihat menjadi sikap yang kampungan!

Siapapun. Mau itu pejabat, mau itu artis, mau itu preman, mau itu ulama sekalipun.

Sejak Indonesia memiliki Presiden dan Ibu Negara yang super sederhana, sepertinya mata rakyat terbuka dan melihat sebuah pemandangan yang tidak pernah diperkenalkan oleh pejabat dan pemimpin lain sebelum ke dua putra bangsa ini muncul dipermukaan bumi Nusantara.

Sikap yang merakyat, rendah hati, dan sederhana yang memang sudah menjadi budaya mereka, tanpa maksud diperlihatkan, rakyat sudah bisa merasakan aura kesederhanaan dan kerendahan hati pemimpin kita. Makanya ketika kita melihat sikap-sikap arogan seperti ini, keinginan untuk menghujat, minimal berkomentar, secara otomatis muncul dihati kita.

Makanya ketika Ibu Iriana dan Mba Kahyangan memakai tas bermerek, sejuta nada protes, sindiran dan lecehan langsung menghiasi dunia maya kita. Padahal, kita tidak pernah tahu, apakah tas-tas itu asli atau palsu. bener kan? Lah Pak Jokowi saja pake sepatu dari Cibaduyut yang harganya cuma Rp 200.000, tas yang di pake Ibu Iriana kalau dibelikan sepatu pak Jokowi bisa jadi berapa pasang coba? Tapi memang barang apapun kalau dipakai istri seorang petinggi, masyarakat ramai pasti langsung menyangka itu barang asli.

Kebayang tidak, kalau misalnya ibu Iriana punya sikap seperti Joyce Onsay Warouw yang tiba-tiba menampar pegawai keamanan bandara karena dia tidak mau menyimpan tas tangannya ke dalam mesin x-ray? Seperti apa gegernya dunia?

Jadi malulah wahai para ibu-ibu pejabat, mulai dari pejabat RT sampai pejabat eselon satu dan para istri pejabat tinggi Polri dan TNI. Malu sama ibu Negara kita. Malu sama jabatan suami kalian, malu sama rakyat. Sok-sokan sudah bukan jamannya lagi sekarang.

Dulu waktu masa Orde baru, kalau kita melihat adegan seperti apa yang Joyce Onsay Warouw lakukan, orang akan memandang dia dengan decak kagum, minimal komentar seperti ini yang akan keluar, “Oh dia istri pejabat!” dan di masa itu, semua istri dan keluarga pejabat seolah mendapatkan fasilitas yang tidak tertulis unttuk mendapatkan perlakukan istimewa dari lingkungan. Duh bikin enek aja kalau udah inget masa-masa itu. Misalnya ngantri, didulukan, apa-apa didulukan, terus kalau orang lain di periksa, dia tidak, masuk ruangan berkaca mata hitam yang katanya aksi penyamaran padahal matanya lagi belekan. Tapi saat itu saya yakin uang yang bicara. tebar tips kemana-mana maka jalan akan leluasa. Dan kita yang menjadi rakyat biasa serasa mendapatkan pertunjukan dan hiburan gratis dari penampilan sang selebritis. Wuih, najis !

Saya benar-benar berharap apa yang dilakukan oleh Joyce Onsay Warouw ini benar-benar ditindak lanjutin secara hukum seperti yang dikatakan oleh Menteri Perhubungan. Ini bukan hanya untuk menghukum sang istri perwira karena sudah bersikap semena-mena, tapi juga menjadi ejek jera bagi para istri pejabat lain yang ada di seluruh nusantara.

Video istri perwira tinggi ini dalam hitungan menit sejak diunggahnya video tersebut, langsung menjadi viral dan diberitakan dimana-mana. Duh kebayang malunya sang suami punya istri yang tidak punya etika masuk berita . Banyak cara untuk bisa jadi terkenal, tapi jangan pake cara seperti ini atuh! Kaya boleh, sombong jangan. selain menjadi dosa menurut agama, sikap sombong dijaman sekarang, seperti yang saya bilang, itu sudah menjadi sikap yang kampungan!



baca juga; [Polri Benarkan Istri Brigjen Johan Sumampouw Tampar Petugas Bandar]
[6 Fakta soal Muhammad Hidayat, Pelapor Kaesang Pangarep]
[Ini Video Asli Hidayat Yang Membuat Dia Jadi Tersangka. Bandingkan Dengan Video Kaesang!]




Fahri Hamzah Di Buly Gara-gara Share Meme Capres 2019: Habib Rizieq, Presiden Lebih Merakyat.

 

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah kembali membuat sensasi.
Pasalnya, melalui kicauan di akun Twitter pribadinya, ia membandingkan kesederhanaan dari dua tokoh yang fenomenal di Indonesia yaitu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab pada, Minggu (2/7/2017).

Pada kicauannya yang mengingatkan tentang hari Senin libur sudah berakhir dan harus kembali bekerja, ia mengunggah foto yang memperlihatkan perbandingan tersebut.

Dalam foto yang ia unggah itu, tertulis juga kata-kata 'Calon Presiden RI 2019-2024'.
Di bawah tulisan itu terlihat juga foto Jokowi dan Habib Rizieq.
Pada bagian foto Jokowi, tertulis 'Presiden Pilihan Rakyat' dan 'Jokowi Sederhana dan Merakyat'.
Tak hanya itu, ada rincian mengenai harga dari barang-barang yang ia kenakan.
Di antaranya, kemeja seharga Rp 100 ribu, celana Rp 110 ribu, dan juga sepatu seharga Rp 160 ribu.

"Besok senin..
Kita tidur lebih awal...
Ini ada kiriman poster...
Jangan masukin hati..
Apalagi dicetak ulang..." kicau Fahri Hamzah.
Tentunya kicauan Fahri Hamzah yang terkesan hanya bercanda ini pun menuai tanggapan beragam dari para warganet.

Bukannya banyak mendapat dukungan, Fajri Hamzah lebih banyak dibully:

Makin yakin saya kalo Pak Jokowi 2 periode" tulis akun @telesa60.
"Saya tetap pilih Jokowi yang jelas kerjanya. Harga yang tercantum di pakaian Pak Jokowi juga wajar. Kapan si Bibib pulang ya?" tulis akun @MbahSular.

"Sudahlah Bapak @Fahrihamzah, perbanyaklah dzikir, istighfar, qiamul lail, tadarus dan mintalah ampun kepada Allah SWT itu jauh lebih bermanfaat" tulis akun @sang_fajar86.
"Anggota dewan merendahkan martabat Presiden NKRI. Rusak, rusak, rusak, rusak" tulis akun @ManoppoNelly.


Setelah kicauannya tersebut ramai, Fahri Hamzah pun kembali berkicau dan mengatakan bahwa poster yang ia dapat tersebut menipu, karena keduanya tanpa keterangan harga celana dalam Calon Presiden.