Showing posts with label sains. Show all posts
Showing posts with label sains. Show all posts

Ilmuwan Cilik Dari Aceh Diperebutkan Oleh Turki Dan Brunei, Pemerintah Malah Tidak Menaruh Peduli

 


Naufal Rizki, pelajar kelas 2 MTSN Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh penemu energi listrik dari pohon kedondong mulai diincar negara luar. Tak tanggung-tanggung, Turki dan Brunei melalui menteri energinya mengaku tertarik memboyong Naufal ke nagara mereka. Hal ini mengemuka setelah tidak adanya tindak lanjut dari pemerintah Indonesia meneruskan penelitian energi yang terbarukan tersebut.

"Energi yang terbarukan adalah masa depan dunia. Para penemunya adalah permata yang layak diperebutkan," ujar Menteri Energi Turki Yildiz, Senin (8/5) seperti dikutip dari AFP seraya menyayangkan pemerintah Indonesia yang tidak jeli melihat potensi rakyatnya sendiri.

Senada dengan Yildiz, Menteri Energi Brunei Darussalam Mohammad Yasmin bin Haji Umar juga mengutarakan hal yang sama.

"Efisiensi energi mutlak diberlakukan. Masa depan dunia berada di genggaman para penemu energi yang terbarukan. Kami berani membayar mahal demi hal tersebut," kataYasmin bin Haji Umar.

BIAYA PENELITIAN NAUFAL DARI KANTONG PRIBADIAnak pertama dari dua bersaudara pasangan Supriaman dan Deski ini sebelumnya hanya coba-coba. Berawal dari pelajaran di sekolah, Naufal akhirnya berhasil menciptakan tenaga listrik dari batang pohon.

Dia menjelaskan, pertama kali eksperimen itu dilakukan pada pohon mangga dan ternyata tidak layak. Akhirnya saya menemukan kedondong pagar yang kadar asam atau getahnya mampu menghantarkan listrik.

Meski demikian, Naufal mengaku bahwa bekal yang dimiliki tidak hanya dari sekolah. Namun juga adanya dukungan sang Ayah yang sangat membantu dalam percobaannya tersebut.

"Kebetulan ayah Naufal bekerja di elektronik. Jadi sedikit banyak saya tahu alat-alat elektronik," paparnya.

Hasil temuan energi dari pohon kayu ini memang sederhana, dengan rangkaian yang terdiri dari pipa tembaga, batangan besi, kapasitor dan dioda, arus listrik yang dihasilkan sangat tergantung kepada kadar keasaman pohon.

Sebelumnya, Naufal sudah melakukan lebih dari 60 kali percobaan dan menelan biaya sekitar Rp14 juta. Dengan temuannya ini, satu rumah dapat dialiri listrik melalui sepuluh pohon kedondong pagar.

Ditanya cita-cita dan keinginannya ke depan. Dengan sigap Naufal langsung menjawab ingin menjadi ilmuwan. "Saya ingin jadi ilmuwan dan kedepannya ingin mengembangkan eksperimen untuk menghidupkan alat elektronik," tukasnya.raksum

PARTIKEL-PARTIKEL TUHAN , FilosofI KOSONG ADALAH ISI


Berapa jarak antara Tuhan dengan manusia? Di dalam kitab suci disebutkan sangat dekat.
Berapa dekat? “Aku lebih dekat dari urat leher kalian…”atau dimana saja kalian menghadap disitu wujud wajah-Ku ….dan Aku Maha Meliputi Segala Sesuatu.”

Itu berarti TUHAN TIDAK BISA DILIHAT HANYA DARI SATU DIMENSI SAJA, AKAN TETAPI TUHAN MERUPAKAN KESEMPURNAAN WUJUD-NYA
Sangat jelas sekali bahwa Tuhan menyebut dirinya “AKU” BERADA MELIPUTI SEGALA SESUATU, dan DIMANA SAJA ENGKAU MENGHADAP DISITU WAJAH-KU BERADA!!!

Jawaban Tuhan ini begitu lugas dan DIA tidak merahasiakan sama sekali wujud-Nya. Namun dimana? Apakah Tuhan MAHA PEMBOHONG dengan firmanNya ini? Mampukah akal kita menjangkau pernyataan Tuhan yang sedemikian gamblang itu dengan akal?

Yang hebat adalah para ilmuwan fisika. Justeru dari kajian-kajian merekalah, kita mendapatkan referensi tentang pernyataan Tuhan yang bagi kita sangat metafisis dan berada pada wilayah KEYAKINAN BELAKA. Bagi kaum fisikawan modern, Tuhan tidak boleh sekedar dipercaya melainkan harus bisa dipetakan dalam rumus-rumus sehingga HARUS BISA DIBUKTIKAN.

Mari kita membuka literatur-literatur ilmu fisika dan mengolah sedikit nalar dengan pendekatan ala fisikawan untuk menelusur keberadaan Tuhan yang katanya LEBIH DEKAT DARI RASA DEKAT INI.

Kita mulai dengan penalaran sederhana: Bila diandaikan bahwa SATU INTI ATOM ini diperbesar sebesar bola golf, maka dia akan memiliki kulit atom 1 kilometer jauhnya, kulit kedua 4 km dan kulit ketiga 9 km. Sehingga apabila diteruskan maka alam semesta ini lebih banyak KOSONG-nya.

KOSONG adalah keadaan tanpa ada apa-apa, materi=nol + energi=0. Diameter jagat kita katanya mencapai 100 milyar tahun cahaya = 100 milyar x 300,000 km/detik x 365 hari x 24 jam x 60 menit x 60 detik = silahkan dihitung sendiri. Ada yang menghitung bahwa kepadatan masa alam semesta adalah satu per 10 pangkat 26 kg/m3. Dalam sebuah kotak sejuta km x sejuta km x sejuta km cuma ada 1 kg materi kira-kira sekepal logam. Logam inipun mengandung KOSONG dan jika kita remas sampai sebiji kedele. Kesimpulannya, alam semesta ini sesungguhnya didominasi oleh yang KOSONG.

Apakah gerangan KOSONG itu? KOSONG TAK ADA PENCIPTANYA DAN TAK ADA PENYEBABNYA. KOSONG SUDAH ADA SEBELUM ADA EKSISTENSI. KOSONG ITU TANPA AWAL TANPA AKHIR. DILUAR BATAS JAGAT YANG ADA ADALAH KOSONG. KOSONG ADA DI DALAM JAGAT. KOSONG ADA DI DALAM SETIAP MATERI. SEJAK KITA MASIH BERUPA SEL SAMPAI MENINGGAL KITA TAK PERNAH BERPISAH DARI KOSONG.

KOSONG ADA DIMANA-MANA,
MAHA ADA DAN MAHA HADIR.

KOSONG adalah Maha Besar karena biarpun misalnya jagat mekar sampai triliunan kali, selalu saja di luarnya ada KOSONG dan di dalam volume KOSONG akan mendominasi. Sebaliknya, apa yang terjadi jika jagat ini diremas agar tak ada KOSONG dalam jagat? Maka masa jagat menjadi sangat sangat besar, elektron menyentuh inti atom dan yang terjadi adalah kekacauan dan akhirnya, BLARR….meledak!!!!. KOSONG tidak bisa ditiadakan. KOSONG tidak bisa tidak HARUS ADA.

KOSONG memiliki sifat-sifat TUHAN: tak ada penciptanya, tak ada penyebabnya, tak ada batasnya (infinite), kekal, abadi, tak bisa dihilangkan, ada dimana-mana, ada didalam jagat ada diluar jagat, ada manunggal dengan jagat. KOSONG tidak berwarna, tidak berbau, tidak berbobot dan tidak bergerak. Demikian kecilnya jagat sehingga ibarat sebutir debu di padang pasir Biarpun debu beterbangan, KOSONG tetap tak bergerak.

Dulu orang mengira KOSONG itu tidak ada materinya, belakangan ketahuan ada materi-KOSONG dan energi-KOSONG. Materi KOSONG tidak bisa terdeteksi oleh indra bahkan dengan bantuan alat (teleskop x-ray dan infra). Dari mana orang tahu bahwa materi-KOSONG ini ada? Dari perhitungan sebuah galaksi bisa dihitung masanya. Ketika sudah ketemu angkanya tidak klop dengan perputaran galaksi. Tidak klopnya bukan hanya 10-20%, tetapi 400%, maka orang pun curiga bahwa ada materi-KOSONG menyelimuti jagat.

Ketika terjadi tabrakan antara dua galaksi kelihatan. Akibat tabrakan ini materi KOSONG ikut terbakar dan cahayanya lain dengan materi biasa. Yang berwarna kebiruan adalah materi-KOSONG.

Materi KOSONG mempengaruhi gravitasi tetapi tak terpengaruh oleh elektromagnetik sehingga tidak memantulkan cahaya dan akibatnya tidak terdeteksi. Materi KOSONG berinteraksi lemah dengan materi biasa. Belum jelas apakah materi-KOSONG ini memiliki karakteristik sama dengan materi biasa. Yang jelas ternyata masanya lima kali lebih banyak dari materi biasa.

Dulu orang berpendapat bahwa jagat ini statis termasuk Einstein. Belakangan orang yakin bahwa jagat mengembang semakin lama semakin semakin cepat. Apa artinya? Ada energi yang mendorong! Energi ini karena energi-KOSONG. Setelah dihitung ternyata jagat ini 73% energi KOSONG + 23% materi KOSONG = sudah 96%. Gas-gas antar galaktika yang didominasi Helium dan Hidrogen 3.6%. Sisanya barulah bintang, planet, dan massa padat.

Dari dua tesis ini orang mengira bahwa yang kita pahami sebagai KOSONG tidak benar-benar KOSONG. Adalah fisikawan John Baez telah menghitung berapa kandungan energi pada suatu KOSONG. Hasilnya adalah beberapa kemungkinan. Kandungan energi KOSONG bisa: (1). NOL, (2). KECIL SEKALI MENDEKATI NOL (3). TAK BERHINGGA, (4). BESAR SEKALI TETAPI BERHINGGA, (5). TAK BISA DIHITUNG.

Dari lima kemungkinan itu, yang paling masuk akal adalah nomor 2+5. Partikel subatomik tiba-tiba muncul dan tiba-tiba menghilang tanpa bisa ditebak. 1+1 bisa = 2, bisa = 0, bisa = 3, bisa =4, dan seterusnya. Bagaimana bisa dihitung? Maka suatu KOSONG bisa memiliki kandungan energi dalam semua kemungkinan. Bisa kecil sekali, sampai besar sekali. Artinya yang kita pahami sebagai KOSONG belumlah betul-betul KOSONG sebab KOSONG haruslah materi+energi+YANG TIDAK DIKETAHUI= nol.

Partikel subatomik itu ada banyak sekali, ada yang nyata terdeteksi pirantinya ada yang materi hipotesis, artinya belum jelas apakah materi itu benar-benar ada. Partikel elemeter misalnya FERMION, QUARK, LEPTON, GLUON, BOSON. Ada pula yang berupa gabungan partikel seperti HADRON (PROTON+NUTRON), BARYON, MESON.

Salah satu partikel hipotesis itu ada yang namanya HIGGS BOSON, yang kadang dinamakan PARTIKEL TUHAN, HIGGS BOSON adalah partikel dalam KOSONG yang menyebabkan partikel subatomik memiliki bobot. Yang kita pahami sebagai KOSONG sebenarnya isi yaitu medan Higgs. Dalam analogi, PARTIKEL ADALAH IBARAT ORANG BERJALAN DALAM LUMPUR, QUARK ADALAH PERENANG DI DALAM LUMPUR. QUARK ADALAH IBARAT ORANG BERENANG DENGGAN PAKAIAN MUKENA. ELEKTRON ADALAH DENGAN TOPLESS DAN PROTON ADALAH BELUT. MAKA MEDAN HIGGS ADALAH SEBUAH LAUTAN YANG MENYEBABKAN PARTIKEL PUNYA MASA DAN AKHIRNYA MUNCUL HUKUM GRAVITASI.

Di Eropa para ilmuwan mengadakan percobaan raksasa namanya Large Hadron Collider (LHC). LHC adalah ring pipa-pipa dengan diameter 27 km terpendam di perbatasan Prancis dan Swis. Dalam ring ada hadron, dalam hal ini proton, ditabrakkan pada kecepatan cahaya. Sehabis ditabrakkan, diselidiki apakah benar ada “partikel terkutuk”. Jika benar kesimpulannya adalah tak ada KOSONG. Yang kita pahami sebagai KOSONG adalah sebuah lautan yang menyebabkan partikel subatomik memiliki masa sekaligus wujud sebagai eksistensi. Jika tak terbukti? Semua teori yang bertumpu pada “partikel terkutuk” ini akan ambrol.

Barangkali juga bahwa dalam KOSONG tak hanya ada partikel Higgs tetapi ada yang lain. Barangkali KOSONG = X% KOSONG + Y% YANG TIDAK DIKETAHUI, dimana partikel Higgs adalah anggota YANG TIDAK DIKETAHUI. Jika benar YANG TIDAK DIKETAHUI ada, justru KOSONG yang harus dibuktikan ada. Untuk sementara anggaplah KOSONG justru yang tidak ada, yang ada adalah si YANG TIDAK DIKETAHUI. YANG TIDAK DIKETAHUI sudah ada sebelum apapun eksis, bahkan sebelum Bigbang. YANG TIDAK DIKETAHUI adalah sumber energi dan materi, baik yang tampak maupun yang KOSONG. Diantara inti atom dan elektron bukan ada KOSONG tetapi ada YANG TIDAK DIKETAHUI.

YANG TIDAK DIKETAHUI memenuhi syarat untuk disebut SANG PENCIPTA karena tak ada yang menciptakan, tak ada yang menyebabkan, tak ada awal, tak ada akhir, menjadi penyebab awal terjadinya jagat, CAUSA PRIMA. tak berbentuk, ada dimana-mana, tidak bisa dimusnahkan, tidak bisa dihilangkan, ada di dalam jagat, ada diluar jagat, ada dalam diri manusia, maha besar, dst.

Apapun isi YANG TIDAK DIKETAHUI itu bisa kita sebut TUHAN sepanjang definisi TUHAN adalah yang menyebabkan jagat ini eksis, lepas dari terjadinya jagat karena sengaja atau tidak. Tetapi TUHAN yang seperti ini bukanlah Tuhan Antromorphis — yang punya kehendak, punya emosi, dan tiba-tiba bisa mencipta, minta disembah, menawarkan surga, mau menghukum yang tak percaya, tanpa alasan yang rasional.

Siapa atau apa si YANG TIDAK DIKETAHUI belum sepenuhnya terbuktikan. Statusnya masih membingungkan. Tetapi paling tidak, ada upaya-upaya pencarian bukti-bukti keberadaan-Nya. Berbeda dengan mistisme dalam tradisi keyakinan dan agama. Ada yang bertapa dibawah Bodhi lantas, SUWUNG. Ada yang bertapa di gunung Sinai lantas, SUWUNG. Ada yang bertapa di gua hira lantas, SUWUNG. Sesudahnya tak ada upaya apapun untuk membuktikan dan hanya PERCAYA.

Kaki Manusia menapak dari satu KESALAHAN ke KESALAHAN yang lainnya. Dulu dikiranya bumi datar, dikiranya matahari mengelilingi bumi, dikiranya jagat itu statis, dikiranya ekspansi jagat melambat, dikiranya KOSONG ternyata ada materi dan energi KOSONG. Sekarang proyek LHC yang harganya 10 miliar dollar ingin membuktikan bahwa KOSONG itu ada Higgs Boson. Jika ilmuwan benar, maka yang dulu kita sebut KOSONG adalah SUMBER DARI EKSISTENSI yang kita sebut saja si YANG TIDAK DIKETAHUI.

Lantas ada yang bertanya, siapa yang menciptakan si YANG TIDAK DIKETAHUI? YANG TIDAK DIKETAHUI masih membingungkan karena tidak bisa membuktikan tak ada penciptanya. Tetapi paling tidak manusia sudah mendekati JANTUNG SUMBER EKSISTENSI. Barangkali juga manusia tidak pernah bisa.

Kontroversi kedua adalah bagaimana eksistensi terjadi? Misalnya ada yang berpendapat bahwa terjadinya jagat adalah karena proses yang tidak disengaja. Ada pula yang berpendapat ketidaksengajaan itu adalah INTER KONEKSI dan INTER REAKSI sehingga yang terjadi selanjutnya adalah konsekuensi dari peristiwa yang mengawali. Bukan karena adanya INSINYUR PERANCANG JAGAD.

Ada sebuah kisah saat seseorang berfantasi tentang Tuhan yang maha tahu. Karena mahatahu ia menjadi bosan karena semua peristiwa sudah diketahuinya. Ibarat nonton video ribuan kali, akhirnya bosan. Akirnya dia bunuh diri dengan meledakkan diri. Persis seperti bom bunuh diri. Maka tuhan hancur berkeping-keping.

Menurut kisah ini, tuhan yaitu alam semesta ini dianggap sedang memulihkan diri. Semakin lama semangkin cerdas semakin memiliki kesadaran yang tercermin dalam diri manusia. Tuhan mungkin juga sedang reinkarnasi atau bermetamorfosis seperti kupu.

Namun, Tuhan jelas tidak akan punah karena Tuhan bukanlah hanya Sang Pencipta. Tuhan juga sebagai psikolog bagi yang jiwanya merana. Teman untuk sumber harapan sesudah mati, teman untuk dijadikan kambing hitam atas peristiwa buruk yang dialami, teman yang bisa dijadikan pembenaran atas tindakannya. Teman yang diharapkan agar bisa membalas sakit hatinya atas ketidakadilan yang ia rasakan.

JIKA ADA SATU JUTA ORANG, BARANGKALI ADA SATU TUHAN YANG BENAR-BENAR DITEMPATKAN SEBAGAI TUHAN SEJATI. YANG JELAS, KEBANYAKAN LAINNYA KEMUNGKINAN BESAR ADALAH MENEMPATKAN TUHAN SEBAGAI TEMAN KHAYALAN. TEMAN UNTUK DICINTAI, DIHORMATI, BAHKAN DITAKUTI.

MAKA, ANDA AKAN DIJADIKAN APA TUHAN SEKARANG?

Teori Flat Earth (Bumi Datar) Dari Gerombolan Jenggoten

 


Oleh : Muhammad Jawy
Dalam Sarasehan Cerdas dan Sehat Bermedsos di Kabupaten Semarang kemarin ini, ada seorang mahasiswa yang bertanya tentang bagaimana menyikapi kontroversi Teori Bumi Datar. Apakah ia hoax?
Teori Bumi Datar/Flat Earth/FE bukanlah hoax. Ia adalah bagian pengetahuan manusia di jaman dahulu, ketika perkembangan ilmu dan instrumen masih sangat terbatas untuk memahami fenomena alam yang ada. Seiring dengan perkembangan waktu, budaya dan pengetahuan manusia, mulailah ditemukan bukti empiris bahwa bumi itu bulat lonjong, dan bukti secara langsung telah didapatkan ketika manusia sudah berhasil melihat bumi dari luar angkasa.
Hal ini tidak jauh beda dengan teori geosentris, yang sempat dipercaya beberapa milenium oleh manusia, sebelum teori tersebut runtuh dengan ditemukannya stellar parallax pada 1838 oleh Friedrich Bessel. Dan tentunya semakin runtuh ketika manusia sudah bisa mengirim pesawat antar planet.
Jadi tidak semua yang bertentangan dengan fakta bisa disebut HOAX. HOAX lebih tepat dilekatkan kepada berita palsu, atau bohong, yang dibuat oleh oknum untuk menyesatkan. Ilmu pengetahuan jaman dahulu, meskipun tidak lagi akurat, dan bertentangan dengan fakta yang bisa kita uji dengan ilmu sekarang, bukanlah HOAX. HOAX ada unsur kesengajaan untuk menipu.
Bagaimana menyikapi proponen teori purba seperti FE? Saya melihat mereka yang termakan oleh FE adalah orang-orang yang kemampuan sainsnya kurang memadai. Dan ketika ada orang dengan kemampuan sains yang tinggi ikutan menyebarkan FE, saya menduga bahwa ia sebenarnya yakin kalau FE itu keliru, namun ia lebih suka melakukan trolling dengan keahliannya, dan membuat seolah-olah FE itu ilmiah. Nah banyak orang yang termakan, ya karena memang dasar ilmu fisikanya sangat lemah.
Singkat kata, beberapa orang melakukannya, for the sake of trolling. JIka ditilik dengan seksama, argumen yang diajukannya bisa dikatakan cherry picking, atau bahkan pseudoscience.
Nah jika anda ketemu dengan anak muda yang menggebu-gebu mengkampanyekan FE, maka jangan digertak, tapi kasihanilah. Karena ia kurang membaca, kurang piknik dan mungkin jarang paham humor satire, dan menjadi korban troll dari orang yang mungkin mengisenginya.**
Sumber : facebook Muhamad Jawy

ASGARDIA, NEGARA BUATAN LUAR ANGKASA PERTAMA SEGERA DIBANGUN , PROJEK ILLUMINATI

Pemimpin proyek Asgardia, Igor Ashurbeyli, yang mendeklarasikan penciptaannya (Declaration of creation) negara itu pada 12 October 2016 silam mengatakan bahwa nantinya Asgardia akan menjadi negara kecil (Micronation) sendiri, yang berbasis di luar angkasa atau tepatnya di orbit rendah Bumi.
Asgardia mengklaim sebagai prototipe masyarakat yang bebas dan tidak terikat, yang menjunjung tinggi pengetahuan, kecerdasan, ilmu sebagai inti. Juga mengakui nilai luhur dari setiap manusia. Dan secara demonim, mereka akan menamakan penduduknya sebagai Asgardian.
Juru bicara proyek Asgardia, Timothy Wild menolak mengungkapkan berapa jumlah peneliti dan pakar yang terlibat dalam proyek ini, namun dia memastikan misi ini bukan main-main ataupun omong kosong belaka.
Direncanakan pula satelit pertama Argardia akan diluncurkan pada tahun 2017, dan pada masa depan akan mampu menampung hingga 150 juta manusia untuk tinggal dan bekerja di luar angkasa.
Menanggapi ambisi tersebut, pakar luar angkasa, Joanne Irene Gabrynowicz berpendapat, tidak mudah untuk Asgardia bakal diakui sebagai sebuah negara.
Dibawah hukum internasional, ada kriteria khusus untuk suatu entitas agar diakui sebagai sebuah bangsa. Yakni harus memiliki wilayah dan populasi, dan diakui sebagai bangsa oleh bangsa lain, dan menyatakan bahwa sebuah bangsa ada, itu tidak cukup.
Diketahui untuk konteks antariksa selama ini, ada yang menegaskan tidak boleh entitas negara mana pun yang bisa mengklaim sebuah wilayah di antariksa.
Profesor Sa’id Mosteshar, Director dari London Institute of Space Policy and Law juga ragu bahwa Asgardia akan diakui sebagai negara di bawah peraturan internasional.
Selain itu, mengingat Asgardia tidak akan memiliki wilayah yang dapat mengatur dirinya sendiri dan para “warganya” tetap ada di Bumi, maka kemungkinan ia akan diakui sebagai negara akan sangat kecil.
Perekrutan warga negara
Menurut Igor Ashurbeyli, ilmuwan asal Rusia yang pemimpin tim proyek Asgardia yang juga sekaligus sebagai pendirinya, orang-orang di Bumi sekarang sudah dapat mengajukan diri untuk dipilih sebagai salah satu dari 100.000 warga pertama melalui situs web resmi Asgardia, dari yang direncanakan totalnya akan sebesar 531.846 jiwa.



Pada saat konferensi pers di Paris pada 12 Oktober 2016 silam, jumlah orang yang mengajukan diri sebagai “warga negara Asgardia” telah mencapai lebih dari 84.000 orang.
Sementara itu, Asgardia sendiri untuk saat ini belum resmi menjadi sebuah negara. Tim proyek Asgardia mengatakan mereka membutuhkan setidaknya puluhan ribu “warga negara” sebelum mereka secara resmi diakui sebagai negara oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Menurut situs web resmi Asgardia, tidak ada biaya yang dimintai setiap orang di Bumi yang ingin mengganti kewarganegaraannya menjadi warga negara Asgardia.
Sebagai sebuah entitas negara, Asgardia juga sedang mencari ide dan masukan untuk bendera, lambang negara sampai lagu kebangsaannya. Asgardia melayani seluruh umat manusia yang ingin terlepas dari kesejahteraan pribadi dan kemakmuran negara di mana mereka dilahirkan.
Melindungi Bumi Dari Asteroid Nakal
Banyak spekulasi dan konspirasi tentang misi pembuatan “negara di luar angkasa” tersebut. Salah satunya adalah sebagai indikator ancaman keamanan Bumi terhadap suatu benda antariksa yang akan menuju atau mendekati atau bisa jadi menghantam Bumi.
Ketua Komite Ilmu Antariksa UNESCO menyatakan, manusia yang ingin berpindah ke Asgardia, punya misi khusus yakni mendorong perdamaian dunia, dan melindungi Bumi dari asteroid ‘nakal’ serta puing-puing di luar angkasa.
Maka pembuatan Asgardia diusulkan sebagai negara yang berbasis di luar angkasa. Konsep ini bertujuan untuk menciptakan kerangka kerja baru untuk bagaimana kegiatan di ruang angkasa dapat diatur dan dimiliki, dan “memastikan bahwa masa depan damai dan dilakukan untuk kepentingan umat manusia.”
Proposal bangsa telah diumumkan pada Oktober 2016 silam oleh Igor Ashurbeyli , pendiri dari Pusat Penelitian Internasional Aerospace (Wina), dan Ketua UNESCO komite ilmu ruang angkasa. Dari beberapa sumber, organisasi ini meluncurkan satelit dengan payload yang sangat dirahasiakan dan diluncurkan tahun 2017.
Siapa pencetus ide ini?
Seperti yang dipublikasikan di semua media, bahwa inti dari pembuatan Asgardia adalah “Peace in Space” atau Perdamaian di Ruang Angkasa dan sebagai pencegahan dari akibat atau efek konflik-konflik di Bumi, maka akan dipindahkan ke ruang angkasa. Apakah benar untuk semua itu?
Namun, kita bisa berfikir bahwa bukan berarti akibat ancaman dari luar angkasa saja, tapi juga ancaman dari dalam Bumi seperti letusan super volcano atau bencana rangkaian letusan gunung-gunung api di dunia. Atau bahkan adanya rencana Perang Dunia III yang sudah di depan mata untuk beberapa waktu ke depan.
Pertanyaannya, siapa sebenarnya dibalik semua rencana ini? Mereka adalah para elit dari Illuminati, ya merekalah dibalik semua ini. Merekalah yang memiliki uang terbanyak walau hanya berjumlah 1% dari seluruh populasi dunia.
Mereka telah menguasai ekonomi, keuangan, tentara, senjata, kekuatan dalam banyak hal dan juga mengontrol organisasi-organisasi di PBB dan organisasi penting lainnya. Mereka telah mempersiapkan semua ini.
Lalu pastinya perekrutan warga negaranya juga tak serampangan. Pastinya keluarga dan para turunannya, sekutunya dan kolega mereka. Lalu, mereka akan terbang dari permukaan planet Bumi, dan mengangkasa mengelilinginya hingga permukaan Bumi kembali aman untuk ditinggali.
Agenda yang direncanakan akan rampung pada tahun 2030 ini adalah suatu rencana yang sangat teramat besar, mereka dan turunannya ingin berusaha bertahan hidup! Sementara manusia yang lainnya akan musnah.
http://www.keajaibandunia.web.id/6068/asgardia-negara-buatan-luar-angkasa-pertama-segera-dibangun.html

KETIKA SAIN MENEMUKAN KEBERADAAN PARTIKEL-PARTIKEL TUHAN



Berapa jarak antara Tuhan dengan manusia? Di dalam kitab suci disebutkan sangat dekat. Berapa dekat? “Aku lebih dekat dari urat leher kalian…”atau dimana saja kalian menghadap disitu wujud wajah-Ku ….dan Aku Maha Meliputi Segala Sesuatu.”
Itu berarti TUHAN TIDAK BISA DILIHAT HANYA DARI SATU DIMENSI SAJA, AKAN TETAPI TUHAN MERUPAKAN KESEMPURNAAN WUJUD-NYA
Sangat jelas sekali bahwa Tuhan menyebut dirinya “AKU” BERADA MELIPUTI SEGALA SESUATU, dan DIMANA SAJA ENGKAU MENGHADAP DISITU WAJAH-KU BERADA!!!
Jawaban Tuhan ini begitu lugas dan DIA tidak merahasiakan sama sekali wujud-Nya. Namun dimana? Apakah Tuhan MAHA PEMBOHONG dengan firmanNya ini? Mampukah akal kita menjangkau pernyataan Tuhan yang sedemikian gamblang itu dengan akal?
Yang hebat adalah para ilmuwan fisika. Justeru dari kajian-kajian merekalah, kita mendapatkan referensi tentang pernyataan Tuhan yang bagi kita sangat metafisis dan berada pada wilayah KEYAKINAN BELAKA. Bagi kaum fisikawan modern, Tuhan tidak boleh sekedar dipercaya melainkan harus bisa dipetakan dalam rumus-rumus sehingga HARUS BISA DIBUKTIKAN.
Mari kita membuka literatur-literatur ilmu fisika dan mengolah sedikit nalar dengan pendekatan ala fisikawan untuk menelusur keberadaan Tuhan yang katanya LEBIH DEKAT DARI RASA DEKAT INI.
Kita mulai dengan penalaran sederhana: Bila diandaikan bahwa SATU INTI ATOM ini diperbesar sebesar bola golf, maka dia akan memiliki kulit atom 1 kilometer jauhnya, kulit kedua 4 km dan kulit ketiga 9 km. Sehingga apabila diteruskan maka alam semesta ini lebih banyak KOSONG-nya.
KOSONG adalah keadaan tanpa ada apa-apa, materi=nol + energi=0. Diameter jagat kita katanya mencapai 100 milyar tahun cahaya = 100 milyar x 300,000 km/detik x 365 hari x 24 jam x 60 menit x 60 detik = silahkan dihitung sendiri. Ada yang menghitung bahwa kepadatan masa alam semesta adalah satu per 10 pangkat 26 kg/m3. Dalam sebuah kotak sejuta km x sejuta km x sejuta km cuma ada 1 kg materi kira-kira sekepal logam. Logam inipun mengandung KOSONG dan jika kita remas sampai sebiji kedele. Kesimpulannya, alam semesta ini sesungguhnya didominasi oleh yang KOSONG.
Apakah gerangan KOSONG itu? KOSONG TAK ADA PENCIPTANYA DAN TAK ADA PENYEBABNYA. KOSONG SUDAH ADA SEBELUM ADA EKSISTENSI. KOSONG ITU TANPA AWAL TANPA AKHIR. DILUAR BATAS JAGAT YANG ADA ADALAH KOSONG. KOSONG ADA DI DALAM JAGAT. KOSONG ADA DI DALAM SETIAP MATERI. SEJAK KITA MASIH BERUPA SEL SAMPAI MENINGGAL KITA TAK PERNAH BERPISAH DARI KOSONG.
KOSONG ADA DIMANA-MANA,
MAHA ADA DAN MAHA HADIR.
KOSONG adalah Maha Besar karena biarpun misalnya jagat mekar sampai triliunan kali, selalu saja di luarnya ada KOSONG dan di dalam volume KOSONG akan mendominasi. Sebaliknya, apa yang terjadi jika jagat ini diremas agar tak ada KOSONG dalam jagat? Maka masa jagat menjadi sangat sangat besar, elektron menyentuh inti atom dan yang terjadi adalah kekacauan dan akhirnya, BLARR….meledak!!!!. KOSONG tidak bisa ditiadakan. KOSONG tidak bisa tidak HARUS ADA.
KOSONG memiliki sifat-sifat TUHAN: tak ada penciptanya, tak ada penyebabnya, tak ada batasnya (infinite), kekal, abadi, tak bisa dihilangkan, ada dimana-mana, ada didalam jagat ada diluar jagat, ada manunggal dengan jagat. KOSONG tidak berwarna, tidak berbau, tidak berbobot dan tidak bergerak. Demikian kecilnya jagat sehingga ibarat sebutir debu di padang pasir Biarpun debu beterbangan, KOSONG tetap tak bergerak.
Dulu orang mengira KOSONG itu tidak ada materinya, belakangan ketahuan ada materi-KOSONG dan energi-KOSONG. Materi KOSONG tidak bisa terdeteksi oleh indra bahkan dengan bantuan alat (teleskop x-ray dan infra). Dari mana orang tahu bahwa materi-KOSONG ini ada? Dari perhitungan sebuah galaksi bisa dihitung masanya. Ketika sudah ketemu angkanya tidak klop dengan perputaran galaksi. Tidak klopnya bukan hanya 10-20%, tetapi 400%, maka orang pun curiga bahwa ada materi-KOSONG menyelimuti jagat.
Ketika terjadi tabrakan antara dua galaksi kelihatan. Akibat tabrakan ini materi KOSONG ikut terbakar dan cahayanya lain dengan materi biasa. Yang berwarna kebiruan adalah materi-KOSONG.
Materi KOSONG mempengaruhi gravitasi tetapi tak terpengaruh oleh elektromagnetik sehingga tidak memantulkan cahaya dan akibatnya tidak terdeteksi. Materi KOSONG berinteraksi lemah dengan materi biasa. Belum jelas apakah materi-KOSONG ini memiliki karakteristik sama dengan materi biasa. Yang jelas ternyata masanya lima kali lebih banyak dari materi biasa.
Dulu orang berpendapat bahwa jagat ini statis termasuk Einstein. Belakangan orang yakin bahwa jagat mengembang semakin lama semakin semakin cepat. Apa artinya? Ada energi yang mendorong! Energi ini karena energi-KOSONG. Setelah dihitung ternyata jagat ini 73% energi KOSONG + 23% materi KOSONG = sudah 96%. Gas-gas antar galaktika yang didominasi Helium dan Hidrogen 3.6%. Sisanya barulah bintang, planet, dan massa padat.
Dari dua tesis ini orang mengira bahwa yang kita pahami sebagai KOSONG tidak benar-benar KOSONG. Adalah fisikawan John Baez telah menghitung berapa kandungan energi pada suatu KOSONG. Hasilnya adalah beberapa kemungkinan. Kandungan energi KOSONG bisa: (1). NOL, (2). KECIL SEKALI MENDEKATI NOL (3). TAK BERHINGGA, (4). BESAR SEKALI TETAPI BERHINGGA, (5). TAK BISA DIHITUNG.
Dari lima kemungkinan itu, yang paling masuk akal adalah nomor 2+5. Partikel subatomik tiba-tiba muncul dan tiba-tiba menghilang tanpa bisa ditebak. 1+1 bisa = 2, bisa = 0, bisa = 3, bisa =4, dan seterusnya. Bagaimana bisa dihitung? Maka suatu KOSONG bisa memiliki kandungan energi dalam semua kemungkinan. Bisa kecil sekali, sampai besar sekali. Artinya yang kita pahami sebagai KOSONG belumlah betul-betul KOSONG sebab KOSONG haruslah materi+energi+YANG TIDAK DIKETAHUI= nol.
Partikel subatomik itu ada banyak sekali, ada yang nyata terdeteksi pirantinya ada yang materi hipotesis, artinya belum jelas apakah materi itu benar-benar ada. Partikel elemeter misalnya FERMION, QUARK, LEPTON, GLUON, BOSON. Ada pula yang berupa gabungan partikel seperti HADRON (PROTON+NUTRON), BARYON, MESON.
Salah satu partikel hipotesis itu ada yang namanya HIGGS BOSON, yang kadang dinamakan PARTIKEL TUHAN, HIGGS BOSON adalah partikel dalam KOSONG yang menyebabkan partikel subatomik memiliki bobot. Yang kita pahami sebagai KOSONG sebenarnya isi yaitu medan Higgs. Dalam analogi, PARTIKEL ADALAH IBARAT ORANG BERJALAN DALAM LUMPUR, QUARK ADALAH PERENANG DI DALAM LUMPUR. QUARK ADALAH IBARAT ORANG BERENANG DENGGAN PAKAIAN MUKENA. ELEKTRON ADALAH DENGAN TOPLESS DAN PROTON ADALAH BELUT. MAKA MEDAN HIGGS ADALAH SEBUAH LAUTAN YANG MENYEBABKAN PARTIKEL PUNYA MASA DAN AKHIRNYA MUNCUL HUKUM GRAVITASI.
Di Eropa para ilmuwan mengadakan percobaan raksasa namanya Large Hadron Collider (LHC). LHC adalah ring pipa-pipa dengan diameter 27 km terpendam di perbatasan Prancis dan Swis. Dalam ring ada hadron, dalam hal ini proton, ditabrakkan pada kecepatan cahaya. Sehabis ditabrakkan, diselidiki apakah benar ada “partikel terkutuk”. Jika benar kesimpulannya adalah tak ada KOSONG. Yang kita pahami sebagai KOSONG adalah sebuah lautan yang menyebabkan partikel subatomik memiliki masa sekaligus wujud sebagai eksistensi. Jika tak terbukti? Semua teori yang bertumpu pada “partikel terkutuk” ini akan ambrol.
Barangkali juga bahwa dalam KOSONG tak hanya ada partikel Higgs tetapi ada yang lain. Barangkali KOSONG = X% KOSONG + Y% YANG TIDAK DIKETAHUI, dimana partikel Higgs adalah anggota YANG TIDAK DIKETAHUI. Jika benar YANG TIDAK DIKETAHUI ada, justru KOSONG yang harus dibuktikan ada. Untuk sementara anggaplah KOSONG justru yang tidak ada, yang ada adalah si YANG TIDAK DIKETAHUI. YANG TIDAK DIKETAHUI sudah ada sebelum apapun eksis, bahkan sebelum Bigbang. YANG TIDAK DIKETAHUI adalah sumber energi dan materi, baik yang tampak maupun yang KOSONG. Diantara inti atom dan elektron bukan ada KOSONG tetapi ada YANG TIDAK DIKETAHUI.
YANG TIDAK DIKETAHUI memenuhi syarat untuk disebut SANG PENCIPTA karena tak ada yang menciptakan, tak ada yang menyebabkan, tak ada awal, tak ada akhir, menjadi penyebab awal terjadinya jagat, CAUSA PRIMA. tak berbentuk, ada dimana-mana, tidak bisa dimusnahkan, tidak bisa dihilangkan, ada di dalam jagat, ada diluar jagat, ada dalam diri manusia, maha besar, dst.
Apapun isi YANG TIDAK DIKETAHUI itu bisa kita sebut TUHAN sepanjang definisi TUHAN adalah yang menyebabkan jagat ini eksis, lepas dari terjadinya jagat karena sengaja atau tidak. Tetapi TUHAN yang seperti ini bukanlah Tuhan Antromorphis — yang punya kehendak, punya emosi, dan tiba-tiba bisa mencipta, minta disembah, menawarkan surga, mau menghukum yang tak percaya, tanpa alasan yang rasional.
Siapa atau apa si YANG TIDAK DIKETAHUI belum sepenuhnya terbuktikan. Statusnya masih membingungkan. Tetapi paling tidak, ada upaya-upaya pencarian bukti-bukti keberadaan-Nya. Berbeda dengan mistisme dalam tradisi keyakinan dan agama. Ada yang bertapa dibawah Bodhi lantas, SUWUNG. Ada yang bertapa di gunung Sinai lantas, SUWUNG. Ada yang bertapa di gua hira lantas, SUWUNG. Sesudahnya tak ada upaya apapun untuk membuktikan dan hanya PERCAYA.
Kaki Manusia menapak dari satu KESALAHAN ke KESALAHAN yang lainnya. Dulu dikiranya bumi datar, dikiranya matahari mengelilingi bumi, dikiranya jagat itu statis, dikiranya ekspansi jagat melambat, dikiranya KOSONG ternyata ada materi dan energi KOSONG. Sekarang proyek LHC yang harganya 10 miliar dollar ingin membuktikan bahwa KOSONG itu ada Higgs Boson. Jika ilmuwan benar, maka yang dulu kita sebut KOSONG adalah SUMBER DARI EKSISTENSI yang kita sebut saja si YANG TIDAK DIKETAHUI.
Lantas ada yang bertanya, siapa yang menciptakan si YANG TIDAK DIKETAHUI? YANG TIDAK DIKETAHUI masih membingungkan karena tidak bisa membuktikan tak ada penciptanya. Tetapi paling tidak manusia sudah mendekati JANTUNG SUMBER EKSISTENSI. Barangkali juga manusia tidak pernah bisa.
Kontroversi kedua adalah bagaimana eksistensi terjadi? Misalnya ada yang berpendapat bahwa terjadinya jagat adalah karena proses yang tidak disengaja. Ada pula yang berpendapat ketidaksengajaan itu adalah INTER KONEKSI dan INTER REAKSI sehingga yang terjadi selanjutnya adalah konsekuensi dari peristiwa yang mengawali. Bukan karena adanya INSINYUR PERANCANG JAGAD.
Ada sebuah kisah saat seseorang berfantasi tentang Tuhan yang maha tahu. Karena mahatahu ia menjadi bosan karena semua peristiwa sudah diketahuinya. Ibarat nonton video ribuan kali, akhirnya bosan. Akirnya dia bunuh diri dengan meledakkan diri. Persis seperti bom bunuh diri. Maka tuhan hancur berkeping-keping.
Menurut kisah ini, tuhan yaitu alam semesta ini dianggap sedang memulihkan diri. Semakin lama semangkin cerdas semakin memiliki kesadaran yang tercermin dalam diri manusia. Tuhan mungkin juga sedang reinkarnasi atau bermetamorfosis seperti kupu.
Namun, Tuhan jelas tidak akan punah karena Tuhan bukanlah hanya Sang Pencipta. Tuhan juga sebagai psikolog bagi yang jiwanya merana. Teman untuk sumber harapan sesudah mati, teman untuk dijadikan kambing hitam atas peristiwa buruk yang dialami, teman yang bisa dijadikan pembenaran atas tindakannya. Teman yang diharapkan agar bisa membalas sakit hatinya atas ketidakadilan yang ia rasakan.
JIKA ADA SATU JUTA ORANG, BARANGKALI ADA SATU TUHAN YANG BENAR-BENAR DITEMPATKAN SEBAGAI TUHAN SEJATI. YANG JELAS, KEBANYAKAN LAINNYA KEMUNGKINAN BESAR ADALAH MENEMPATKAN TUHAN SEBAGAI TEMAN KHAYALAN. TEMAN UNTUK DICINTAI, DIHORMATI, BAHKAN DITAKUTI.
MAKA, ANDA AKAN DIJADIKAN APA TUHAN SEKARANG?

Menemukan “PARTIKEL TUHAN”, Pintu Gerbang Sains Untuk Mengenali Keberadaan “Alam Gaib”

 
Menguak Misteri Partikel Bing-Bang, Massa Benda, Materi Gelap, Kecepatan Cahaya, Lenyapkan Benda, Hingga Tembus Ruang & Waktu
Salah satu lompatan terbesar dalam fisika partikel pada tahun 2012 lalu adalah penemuan partikel yang “mirip” Higgs Boson atau Higgs particle, yang kemudian dinamai Partikel Tuhan.
Atom selama ini dikenal terdiri dari 3 jenis yaitu:
  1. Proton (bermuatan positif),
  2. Elektron (bermuatan negatif), dan
  3. Neutron (bermuatan netral).
Tapi kini ada lagi tambahan keempat dari ketiga atom tersebut. Ia berupa partikel, tak terlihat mata alias “gaib”, yaitu berupa “partikel pembuat massa benda” termasuk massa yang ada di dalam ketiga atom diatas.
Massa benda terdapat disemua benda seantero alam semesta, mulai dari atom hingga seluruh benda di alam semesta, bahkan terdapat pada benda yang tak terlihat termasuk Materi Gelap (Dark Matter) dan Energi Gelap (Dark Energy), yaitu Higgs-Boson atauHiggs Particle yang telah ditemukan ini!
diagram of the particles in the Standard Model of particle physicsPenemuan partikel Tuhan yang diumumkan pada 3 Juli 2012 lalu di Jenewa, Swiss itu, menjadikan tonggak sejarah perkembangan fisika partikel setelah melakukan penelitian selama 40 tahun.
Dampak bagi orang awam adalah tidak ada lagi penjelasan sederhana tentang komposisi atom.
Temuan ini merupakan hal yang penting dalam meneliti alam semesta. Dalam ‘Partikel Tuhan’, atom juga memiliki massa jenis.
Selain itu, temuan ini memberikan pemahaman baru tentang atom, yang juga akan memberikan standar baru di dunia fisika untuk menuntun pembentukan teknologi baru berdasarkan partikel ini.
“Hasil ini menandai terobosan signifikan dalam pemahaman kita tentang hukum-hukum dasar yang mengatur alam semesta,” ujar John Womersley, Kepala Badan Penelitian Publik Inggris.
Teori Higgs-Boson
Temuan ‘Partikel Tuhan’ berdasarkan teori tentang alam semesta, yang diungkapkan ahli Fisika asal Inggris Peter Higgs, pada 1960. Teori Higgs menjelaskan bagaimana partikel membentuk kelompok bersama untuk membentuk bintang, planet, dan kehidupan.
Sebuah partikel yang membentuk sebuah obyek, baik itu molekul, sebutir apel, sebuah kereta, hingga sesosok manusia, dia adalah massaMassa (berasal dari bahasa Yunani μάζα) adalah suatu sifat fisika dari suatu benda yang digunakan untuk menjelaskan berbagai perilaku objek yang terpantau.
Peter Higgs
Ahli Fisika asal Inggris Peter Higgs
Dalam kegunaan sehari-hari, massa biasanya disinonimkan dengan berat. Namun menurut pemahaman ilmiah modern, berat suatu objek diakibatkan oleh interaksi massa dengan medan gravitasi.
Sebagai contoh, seseorang yang mengangkat benda berat di Bumi dapat mengasosiasi berat benda tersebut dengan massanya. Asosiasi ini dapat diterima untuk benda-benda yang berada di Bumi.
Namun apabila benda tersebut berada di Bulan, maka berat benda tersebut akan lebih kecil dan lebih mudah diangkat namun massanya tetaplah sama.
Tanpa partikel itu, maka semua benda tak memiliki massa, bahkan mungkin benda itu tak akan pernah ada. Dan pada dasarnya partikel-partikel yang membentuk suatu atom memiliki sifat berbeda-beda.
Nah, partikel yang terpenting dan bersifat misterius karena tak terlihat tersebut, adalahmassa yang diungkap dalam teori Higgs-Boson ini. Oleh karenanya, teori ini sempat tak dipercaya dan menuai perdebatan sengit dikalangan saintis karena tak pernah bisa dibuktikan bahwa partikel tersebut memang ada.
Jika memang bisa dibuktikan, betapa luar biasanya penemuan ini, karena akan menjadi batu loncatan atau pintu gerbang dunia sains menuju ke alam tak terlihat, alias “alam gaib”!.
Kenapa disebut partikel Tuhan?
https://i2.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/1b/Leon_M._Lederman.jpg/320px-Leon_M._Lederman.jpg
Leon Max Lederman (wikipedia)
Nama “Partikel Tuhan” yang populer ini sejatinya hanyalah julukan, karena partikel inilah yang di duga membuat partikel-partikel lainnya, dan muncul dari perjuangan dan debat panjang keberadaan partikel subatomik. Banyak ilmuwan meragukan keberadaan partikel ini.
Munculnya nama partikel Tuhan berawal dari pernyataan fisikawan Leon Max Lederman dalam buku berjudul God Particle: If Universe is the Answer, what is the question?.
Leon Max Lederman lahir pada 15 Juli 1922, fisikawan Amerika Serikat itu menerima Nobel Fisika pada 1988 untuk metode sinar neutrino dan pertunjukan struktur gandalepton terus penemuan muon neutrino.
Awalnya fisikawan Amerika itu menyebutnya goddamn particle. Tapi editor buku Lederman menolaknya, jadilah god particle.
Sebenarnya peletak dasar teori partikel Tuhan, yaitu Peter Higgs, juga menolak penamaan itu. Sebab pria itu adalah seorang ateis. Jadi sebenarnya tidak ada nuansa agama dalam partikel ini.
Kebenaran adanya Partikel Tuhan
https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/06/Location_Large_Hadron_Collider.PNG
CERN (wikipedia)
Keberadaan partikel ini sempat diragukan oleh beberapa peneliti, namun para peneliti lainnya terutama yang mengikuti perkembangan hasil riset dan juga para peneliti yang ikut terjun langsung dalam penelitian memastikan, bahwa partikel ini nyata adanya. Mereka memberi dua alasan pokok:
Pertama, bahwa penemu partikel Tuhan, Organisasi Riset Nuklir Eropa atau European Organization for Nuclear Research (CERN), telah benar berhasil menemukan temuan yang disebut ‘Partikel Tuhan’.
Keyakinan itu dikuatkan karena CERN memiliki dua tim independen untuk saling membandingkan temuannya tersebut, yaitu:
1. ATLAS  (A Toroidal LHC Apparatus)
2. CMS (Compact Muon Solenoid).
http://mysteryoftheinquity.files.wordpress.com/2011/05/cern-lhc.jpg
CERN (mysteryoftheinquity.files.wordpress)
Mereka melakukan percobaan yang sama, jadi hasil riset dan data yang terkumpul dapat saling diuji dan diverifikasi.
Kedua, hasil penelitian di-ranking dari nol hingga lima-sigma (five sigma). Pada Desember tahun 2012 lalu, dua tim tersebut juga telah menyatakan bahwa data mereka menunjukkan dua level (two sigma) serupa.
Hal inilah yang membuktikan bahwa partikelHiggs-Boson itu memang benar-benar ada.
Temuan two-sigma itu bisa diterjemahkan bahwa 95 persen hasil percobaan bukan karena kebetulan statistik.
http://tonti4u.files.wordpress.com/2011/06/misteri-alam-semesta2.jpg
Partikel track milik CERN (garis kuning), salah satu alat eksperimen milik CERN untuk membuktikan eksistensi Higgs Boson atau Higgs Particle. (picture: tonti4u.files.wordpress.com)
Yang Mungkin Dapat Dikembangkan Dari Penemuan “Partikel Tuhan”
Multiverse Universe
Periodik alam semesta dari titik awal Bing-Bang (bulatan coklat) menggerakkan semua materi alam termasuk galaksi juga bergerak hingga makin ke “pinggir” alam semesta (galaksi makin kekanan semakin tua) yang membuat seluruh isi alam terus bergerak menjauhi titik Bing-Bang.
Meski senang dengan penemuan ini, peneliti tetap belum merasa puas, karena masih banyak rahasia alam lain yang belum terungkap.
“Kami masih banyak tidak tahu tentang partikel. Ini hanya awal dari sebuah perjalanan. Kami telah menutup satu bab dan membuka yang lain,” tutur Peter Knight dari Institut Fisika Inggris.
Tujuan utama eksperimen untuk mengetahui bagaimana alam semesta terbentuk, setelah ‘Big Bang’ terjadi pada 13,7 miliar tahun lampau.
Namun, pada akhirnya dari eksperimen-eksperimen lanjutan, para ilmuwan mendapati beberapa kemungkinan lain dari percobaan-percobaan yang telah dilakukan, diantaranya:
1. Mempelajari Bagaimana “Bing-Bang” Terjadi Oleh Pengaruh dari “Partikel Gaib” Higgs Boson.
Konsep pengembangan alam semesta, di mana ruang (termasuk bagian tak teramati alam semesta) di wakili oleh potongan-potongan lingkaran seiring dengan berjalannya waktu. (wikipedia)
Teori Bing-Bang atau Dentuman Besar adalah teori tentang sebuah peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta berdasarkan kajian kosmologi mengenai bentuk awal dan perkembangan alam semesta (dikenal juga dengan Teori Ledakan Dahsyat atau Model Ledakan Dahysat).
Dari teori ini maka ilmuwan berpendapat bahwa alam semesta terbentuk dari ledakkan hebat dan menggelegar maha dahsyat (dentuman besar).
Pada teori big-bang di alam semesta, atom-atom dan partikel itu pada akhirnya akan membentuk galaksi-galaksi yang telah tercipta hingga kini.Tapi belum diketahui bagaimana semua benda dialam ini dapat menghasilkan massa benda.
https://i1.wp.com/data.tribunnews.com/foto/bank/images/Partikel-Tuhan.jpg
Ilustrasi dua partikel yang saling menumbuk (garis merah) saat alat CERN diaktifkan dan menghasilkan ledkan dan atom-atom yang bergerak menjauh dari titik tumbukan, mirip teori big-bang (pic: tribunnews)
Ternyata selama ini selain proton, elektron dan neutron, ada lagi satu partikel yang selama ini tak terlihat alias “gaib”  yaitu berupa partikel yang akan mengisi massa yang pada saat kini dikenal juga sebagai Higgs Boson.
Semua galaksi yang jumlahnya ratusan milyar tersebut selalu bergerak menjauh dari titik ledakan big-bang, hingga kini dan untuk masa yang akan datang, selamanya.
Nah, “hampir mirip” seperti Bing-Bang, maka percobaan “bayi big-bang” yang dilakukan para ilmuwan ini adalah menumbuk dua partikel dengan kecepatan tinggi dan akan menghasilkan ledakan ke segala arah dan memunculkan banyak atom-atom serta menghasilkan panas 1000 kali lipat dari panas inti matahari!
Dari ledakan tersebut, maka tercipta banyak partikel-partikel dan atom-atom lainnya yang sama-sama meluncur menjauh ke segala arah dari pusat titik ledakan itu, mirip galaksi-galaksi.
2. Mempelajari Bagaimana Menghilangkan Atom ke “Dunia Gaib”
Tampak teknologi ilustrasi teleport atau sistim transportasi dengan cara menghilangkan orang dan pindah ke tempat yang berbeda pada film sains fiksi, Star Trek
Secara teori, menurut fisikawan Universitas Negeri Arizona, Lawrence Krauss, ada kemungkinan pula dari teori menghilangkan atom ini bisa menurunkan cara menghilangkan objek seperti benda mati ataupun benda hidup seperti tumbuhan, binatang, manusia atau bahkan benda besar.
“Namun tentunya jika ada perlakuan khusus yang bisa memanipulasi medan di sekitar partikel secara lokal. Ini bisa menjadikan sebuah obyek menghilang, sehingga menjadi sebuah pengembangan senjata yang hebat atau trik sulap yang mencengangkan”, Krauss menjelaskan.
“Tapi, ingat, jika bisa menghilangkan, tentunya harus bisa mengembalikan seperti semula, yaitu memunculkan lagi. Oleh kerananya, maka suatu objek dapat menembus ruang dan waktu”, tambah Professor Krauss
3. Mempelajari Misteri “Materi Gelap” Yang  “Gaib”
Materi Gelap atau Dark Matter, adalah materi yang tidak dapat dideteksi dari radiasi yang dipancarkan atau penyerapan radiasi yang datang ke materi tersebut, tetapi kehadirannya dapat dibuktikan dari efek gravitasi materi-materi yang tampak seperti bintang dan galaksi.
Sekali lagi, materi ini juga menyangkut “materi alam gaib”. Materi ini memang ada karena dapat dideteksi namun tak terlihat, itu sebabnya Materi Gelap adalah salah satu tanda tanya besar dalam ilmu astronomi.
Perkiraan tentang banyaknya materi di dalam alam semesta berdasarkan efek gravitasi selalu menunjukkan bahwa sebenarnya ada jauh lebih banyak materi daripada materi yang dapat diamati secara langsung. Terlebih lagi, adanya materi gelap dapat menyelesaikan banyak ketidakkonsistenan dalam teori dentuman dahsyat.
Estimated distribution of matter and energy in the universe. (wikipedia)
Sebagian besar massa di alam semesta dipercaya berada dalam bentuk ini. Menentukan sifat dari materi gelap juga dikenal sebagai masalah materi gelap atau masalah hilangnya massa, dan merupakan salah satu masalah penting dalam kosmologi modern.
Pertanyaan tentang adanya materi gelap mungkin tampak tidak relevan dengan keberadaan kita di bumi.
Akan tetapi, ada atau tidaknya materi gelap ini dapat menentukan takdir terakhir dari alam semesta.
Namun keberadaan materi gelap ini sangat banyak. Jadi, alam semesta yang selama ini kita lihat, sebenarnya tidaklah banyak yang kosong, karena materi atau partikel ini tak terlihat mata.
Telah diketahui oleh ilmuwan bahwa Materi Gelap atau Dark Matter ini mengisi 26.8% dari seluruh jagat raya. Tapi selama ini manusia tak dapat melihatnya.
Kita mengetahui bahwa sekarang alam semesta mengalami pengembangan karena cahaya dari benda langit yang jauh menunjukkan adanya pergeseran merah. Pergeseran Merah adalah gejala bahwa frekuensi cahaya kalau diamati, di bawah situasi tertentu, bisa lebih rendah daripada frekuensi cahaya ketika terpancar di sumber.
Banyaknya materi biasa yang terlihat di alam semesta tidaklah cukup untuk membuat gravitasi menghentikan pengembangan, dan dengan demikian pengembangan akan berlanjut selamanya tanpa adanya materi gelap.
Pada prinsipnya, jumlah materi gelap yang cukup di alam semesta dapat menyebabkan pengembangan alam semesta berhenti, atau kebalikannya (yang akhirnya membawa kita pada Big Crunch). Pada prakteknya, sekarang banyak anggapan bahwa gerakan-gerakan alam semesta didominasi oleh komponen lainnya, yaitu Energi Gelap atau Dark Energy.
4. Mempelajari Bagaimana Mencapai “Kecepatan Cahaya”
Ilustrasi sebuah pesawat antariksa antar bintang sedang akselerasi menuju kecepatan cahaya
Teori Kecepatan Cahaya atau Kelajuan cahaya (kelajuan cahaya dalam ruang vakum; kecepatan cahaya) adalah sebuah konstanta fisika yang disimbolkan dengan huruf c, singkatan dari celeritas (yang dirujuk dari dari bahasa Latin) yang berarti “kecepatan”. Konstanta ini sangat penting dalam fisika dan bernilai 299.792.458 meter per detik.
Nilai ini merupakan nilai eksak disebabkan oleh panjang meter didefinisikan berdasarkan konstanta kelajuan cahaya. Kelajuan ini merupakan kelajuan maksimum yang dapat dilajui oleh segala bentuk energi, materi, dan informasi dalam alam semesta.
Akselerasi pesawat antar bintang dapat melesat menuju kecepatan cahaya (ilustrasi)
Kelajuan ini merupakan kelajuan segala partikel tak bermassa dan medan fisika, termasuk radiasi elektromagnetik dalam vakum.
Kelajuan ini pula menurut teori modern adalah kelajuan gravitasi (kelajuan dari gelombang gravitasi). Partikel-partikel maupun gelombang-gelombang ini bergerak pada kelajuan c tanpa tergantung pada sumber gerak maupun kerangka acuan inersial pengamat.
Dalam teori relativitas, c saling berkaitan dengan ruang dan waktu. Konstanta ini muncul pula pada persamaan fisika kesetaraan massa-energi ermusan Albert Einstein, E = mc².
Namun akhir-akhir ini para ilmuwan mendapatkan suatu teori tentang kemungkinan tercapainya kecepatan laju cahaya tersebut jika menggunakan apa yang dinamakanenergi gelap atau dark energy. Energi gelap inilah sebagai cikal bakal “bahan bakar” untuk menembus kecepatan cahaya atau bahkan lebih cepat lagi, dikemudian hari.
Mesin Large Hadron Collider (LHC) atau Detektor Muon, akselerator raksasa untuk membuat “Baby Big-Bang” atau “Big-Bang Mungil” pada eksperimen Compact Muon Solenoid (CMS), salah satu alat eksperimen milik CERN untuk membuktikan eksistensi Higgs Boson atau Higgs Particle. (picture: tonti4u.files.wordpress.com)

Energi ini tak tampak mata alias “gaib” namun ilmuwan dapat memastikan keberadaan energi gelap ini, bahkan energi ini keberadaannya paling banyak, yaitu 68.3% dari seluruh jagat raya!! Artinya selama ini bahan bakar yang sangat melimpah untuk menuju ke galaksi lainnya telah tersedia seantero jagat! Wow!!
Jadi, alam semesta yang selama ini kita lihat, sebenarnya tidaklah banyak yang kosong, karena materi atau partikel ini tak terlihat mata. Tapi mirip dengan Materi Gelap (Dark Matter) maka Energi Gelap (Dark Energy) ini juga sama-sama tak dapat dilihat oleh mata manusia.
Dalam kosmologi, energi gelap adalah suatu bentuk hipotesis dari energi yang mengisi seluruh ruang dan memiliki tekanan negatif yang kuat.
Menurut teori relativitas umum, efek dari adanya tekanan negatif secara kualitatif serupa dengan memiliki gaya pada skala besar yang bekerja secara berlawanan terhadap gravitasi.
Menggunakan efek seperti itu sekarang merupakan cara yang sering dilakukan untuk menjelaskan pengamatan mengenai pengembangan alam semesta yang dipercepat dan juga adanya bagian besar dari massa yang hilang di alam semesta.
Dua bentuk energi gelap yang diusulkan adalah :
1. Konstanta Kosmologi, suatu energi yang kerapatannya tetap dan secara homogen mengisi ruang.
2. Quintessence, yaitu suatu medan dinamis yang kepadatan energinya dapat berubah dalam ruang dan waktu.
Membedakan antara keduanya memerlukan pengukuran berketelitian tinggi dari pengembangan alam semesta untuk dapat mengerti bagaimana kecepatan pengembangan berubah terhadap waktu.
Laju pengembangan ini bergantung pada parameter persamaan keadaan kosmologi. Mengukur persamaan keadaan dari energi gelap adalah salah satu usaha besar dalam kosmologi observasional.
Namun dengan ditemukannya Higgs Boson atau Partikel Tuhan, maka membuat kemungkinan teori ini kian mungkin atau kian terbuka lebar.
5. Mempelajari Bagaimana “Menembus Ruang dan Waktu”
Lubang cacing adalah sebuah ‘terowongan’ teoretis atau shortcut, diprediksi oleh teori relativitas Einstein, yang menghubungkan dua tempat dalam ruang-waktu – divisualisasikan di atas sebagai kontur peta 3-D, di mana energi negatif menarik ruang dan waktu ke dalam mulut terowongan, lalu muncul di alam semesta lain. Tapi ini tetap hanya hipotetis, karena jelas tak seorang pun pernah mrlaluinya, tetapi teori ini telah digunakan dalam film fiksi sebagai medium untuk perjalanan waktu – di Stargate (1994), misalnya, melibatkan terowongan gated antara alam semesta, dan Bandit Waktu (1981), di mana lokasinya ditampilkan pada peta langit. (dailymail)

Jika medan partikel Higgs-Boson dimanipulasi dalam area yang besar sehingga memiliki energi, maka akan terjadi energi gravitasi yang repulsif.
Akibatnya, wilayah-wilayah di alam semesta ini akan bergerak cepat dan memindahkan barang-barang lebih cepat ketimbang cahaya.
Oleh karenanya, dengan ditemukannya “partikel Tuhan” atau Higgs Boson, diharapkan dapat pula menguak misteri yang belum terpecahkan, yaituMateri Gelap atau Dark Matter ini.
Dengan begitu, maka suatu saat nanti teknologi manusia ke depannya akan diharapkan dapat menembus ruang dan waktu di alam semesta ini.
Large Hadron Collider (LHC)
Sebelumnya, CERN meneliti bagaimana alam semesta terbentuk, menggunakan mesinLarge Hadron Collider (LHC), akselerator raksasa untuk membuat lubang hitam kecil dan jenis baru partikel.
Nikolas Solomey, Direktur Kajian Fisika Universitas Negeri Wichita, mengatakan tidak ada bahayanya dari percobaan ataupun penemuan ini.Timbul pertanyaan dalam pikiran kita, apakah penemuan dan percobaan ini berbahaya?
Sebab, untuk membuat partikel Higgs-Boson, perlu sejumlah energi. Produksinya membutuhkan energi yang banyak dan sangat terkendali penggunaannya.
Ilustrasi saat pesawat antar bintang membuka “black hole” atau sejenis “gerbang antar bintang” untuk menembus ruang dan waktu menuju dimensi lain atau galaksi lain dengan kecepatan cahaya.

sumber;indocropcircles.wordpress.com