Showing posts with label seni&budaya. Show all posts
Showing posts with label seni&budaya. Show all posts

Ditemukan Candi Purba Yang Masih Tertimbun di Bumiayu-Brebes

Sejumlah artefak yang diduga merupakan situs purbakala berupa candi ditemukan di Bumiayu.

BUMIAYU - Sejumlah artefak yang diduga merupakan situs purbakala berupa candi ditemukan di areal pesawahan di Dukuh Karangdawa Desa Laren Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes. Penemuan inipun menarik Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta untuk mengungkap kebenaran dugaan adanya bangunan candi yang masih tertimbun di dalam tanah sawah di wilayah itu.

Dugaan adanya bangunan candi kecil diungkapkan Ketua Tim Peneliti Balar Yogyakarta, Rita Istari, kemarin. Menurutnya, usai melakukan observasi, Balar akan melakukan penggalian tanah atau ekskavasi.

"Tim menduga masih ada bangunan candi yang tertimbun tanah. Tahun ini, kami akan mengusulkan agar ekskavasi Situs Bumiayu dimasukkan anggarannya pada 2017 mendatang," ungkap Rita.

Saat observadi, tim menemukan lima benda purbakala di kompleks persawahan warga yang identik sebagai benda peninggalan zaman kerajaan Hindu. Kelima benda itu, yakni empat arca yoni dan sebuah patung lembu andhini dalam keadaan tidak utuh.

Warga Desa Laren sendiri sudah akrab dengan patung lembu andhini, yang mereka sebut sebagai watu jaran. Lembu andhini konon adalah binatang kendaraan dewa shiwa.

Berdasar beberapa penemuan benda tadi, urai Rita, kemungkinan terdapat bangunan candi di areal sekitar penemuan. Candi itu bisa jadi merupakan bangunan pemujaan bagi dewa shiwa, yang menjadi salah satu dari trimurti dalam ajaran Hindu.

"Ada arca berbentuk lembu, tapi kepalanya sudah tidak ada. Warga sekitar biasa menyebutnya sebagai watu jaran," jelasnya lagi.

Ditegaskan Rita, arca dan penemuan-penemuan tersebut masih tetap di tempatnya hingga kepastian ekskavasi akan dilakukan. Pemkab Brebes dan warga setempat, papar dia, sudah bekerjasama untuk melindunginya.

Sambil menunggu ekskavasi, arca dan empat yoni yang ditemukan di Desa Laren, dijaga warga sekitar dengan membangun peneduh yang difasilitadi Pemkab Brebes.

Selain di Desa Laren, beberapa lokasi lainnya di Kabupaten Brebes juga telah dikaji. Di antaranya Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan dan Candi Pangkuan. (muj/zul) radartegal

Sebuah situs peninggalan sejarah berupa candi yang terletak di pinggiran sungai Lematang,Desa Bumiayu,kec tanah abang kabupaten PALI,sumatra selatan.situs candi peninggalan masyarakat masa lampau yang masih menganut agama hindu ini dikenal dengan Candi Bumi Ayu,mempunyai 9 Candi yang terletak di areal lahan seluas 110 hektar.

Candi ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke 7,atau bisa dikatakan ada sejak kerajaan Sriwijaya berdiri,meskipun kerajaan Asli Sumatra selatan ini menganut agama budha yang notabene berbeda dengan Hindu,ternyata raja Sriwijawa memiliki toleransi yang cukup terhadap agama yang diannut penduduk kerajaaanya yang lain,ini terbukti dengan berdirinya Candi bumiayu.

Pengambilan nama candi bumiayu sendiri diambil sama dengan nama Desa yang menjadi lokasi penemuan situs candi ini,selain itu karena keterlibatan langsung pemkab kota muara enim,beberapa akses jalan dan juga candi mengalami sedikit renovasi,ini bermaksud untuk menjaga candi dari kerusakan,karena beberapa batu candi banyak yang rusak.



Rute menuju Candi bumi Ayu cukuplah jauh,lokasinya yang berjarak kurang lebih 85 km dari kota muara enim ini,bisa anda tempuh menggunakan kendaraan bermotor selama 2 jam perjalanan,dan bagi masyarakat palembang yang ingin mengunjungi situs candi bumiayu ini bisa ditempuh melalui jalus darat sejauh 300km menuju kota muara Enim.

Seperti dengan candi Prambanan yang berada dijawa tengah,aliran yang di miliki candi di bumiayu adalah Siwa,selain itu masyarakat sekitar obyek wisata candi bumiayu ini meyakini kalau candi bumiayu adalah peninggalan kerajaan Gedebong undang,disini anda akan menemui berbagai macam jenis arca Siwa,Narahwana serta Nandi yang menjadi simbol candi Hindu.

Sedang Heboh, 3 Remaja Berhijab asal Pelosok Garut Bikin Band Metal, Hasilnya Lihat Sendiri Deh!




Ban Metal tiga wanita berhijab VOB yang berasal dari singkatan Voice of Baceprot.

GARUT - Tiga orang remaja wanita berhijab yang berasal dari Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut kini sedang viral di sejumlah media sosial.VOB yang berasal dari singkatan Voice of Baceprot. (ISTIMEWA)

Meski berasal dari wilayah pelosok, mereka mengukir prestasi dengan membentuk sebuah band.

Tak tanggung-tanggung, ketiganya membawakan aliran musik Hip Metal Funky.

Meski bermain musik, ketiganya tak pernah melepaskan hijab. Kini hijab malah menjadi identitas mereka.

Band yang diberi nama VOB yang berasal dari singkatan Voice of Baceprot itu digawangi oleh Firdda Kurnia (vocal, guitar), Widi Rahmawati (bass), dan Euis Siti Aisyah (drum).

Siswa kelas X SMK Insan Mandiri, Banjarwangi itu sudah meniti karir sejak bangku SMP.

Kemampuan ketiga remaja itu ditemukan oleh Cep Ersa Ekasusila Satia yang saat itu menjadi guru di Mts Al Baqiyatussolihat.

Menurut Ersa, awalnya pada tahun 2014, saat menjadi guru konseling, ia khawatir dengan pergaulan remaja. Salah satu cara mendekatkan diri dengan para siswa melalui musik.

"Saya khawatir karena pergaulan remaja sekarang mengarah ke negatif. Saya berusaha mendekatkan diri lewat media musik," ujar Ersa melalui pesan singkat, Kamis (27/4/2017).

VoB terbentuk pada 14 Februari 2014. Awalnya ketiga remaja itu tak bisa memainkan alat musik. Namun berkat kerja keras ketiganya, kini secara bertahap sudah bisa mengikuti sejumlah festival band.

"Awal tampilnya ikut festival musik di Cikajang. Kemarin terakhir juga ikut Super Rawk dan masuk 10 besar," katanya.

Terakhir pada 21 April, VoB diundang ke salah satu televisi swasta nasional dalam rangka Hari Kartini.

VoB yang mempunyai jargon jadi generasi yang merdeka berkarya dan selamat dari penjajahan moral, itu juga tak meninggalkan prioritas utama sebagai seorang pelajar.

"Untuk hijab juga sudah komitmen dipakai terus. Bahkan Firdda juga jadi guru mengaji di sekitar rumahnya," ucapnya. (wij)

Misteri Kampung Keputihan, Akar Budaya Bertahan Hidup di Rumah Gubug Beratap Welit


PULUHAN rumah bilik dengan menggunakan atap “welit” (terbuat dari daun tebu kering) yang terhampar di atas tanah seluas lebih kurang tiga hektar di kampung Keputihan, Desa Kertasari, Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, Jawa Barat yang berdiri di antara rumpun bambu dan pohon lainnya kini mulai terpinggirkan dan mulai ditinggalkan keturunannya.

Rumah-rumah gubuk tersebut tetap dipertahankan keasriannya oleh masyarakat setempat, karena selain memang rata-rata dihuni keluarga yang tergolong rumah tangga miskin, juga keyakinan tidak boleh membangun rumah permanen tetap hidup turun temurun. Sekarang mulai sedikit bergeser yang dulu menggunakan atap welit yang terbuat dari daun tebu, kini ada yang menggunakan asbes seng gelombang.

Juga kampung seluas kira-kira tiga hektar yang dulu hanya dihuni sekira 30 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 107 jiwa tersebut, kini banyak ditinggalkan keturunannya. Sejumlah anak keturunan dari Kampung keputihan, setelah menikah atau ekonominya meningkat, ia memilih membangun rumah permanen di kampung lain, kata Pejabat Kuwu Desa Kertasari Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, Sarika.

Pada tahun 1960-an hingga akhir tahun 1990-an jumlah rumah yang ada tetap 17 buah, namun, belakangan terus berkurang dan sekarang tinggal 12 rumah gubuk yang letaknya tersebar di lokasi itu. Semakin sedikitnya jumlah rumah tersebut, dikarenakan pindah ke kampung lain atau sudah tidak ada lagi keluarga yang menempatinya karena meninggal dunia, jelas Sarika.

“Memang betul warga kampung Keputihan di Desa Kertasari sampai sekarang tetap mempertahankan rumah gubuk. Jika warga ingin membuat rumah permanen atau yang bagus dia membeli tanah di luar kampung Keputihan, tapi sekarang sudah masuk jalan aspal ke kampung ini,” terang Pj.Kuwu Sarika .

Sarika mengaku tidak tahu persis terkait misteri di kampung Keputihan. Namun, yang pasti warga di sana tetap dihantui ketakutan membangun rumah permanen. Bahkan ketika ada proyek PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat), terpaksa MCK (mandi-cuci-kakus) nya dibangun di luar kampung tersebut. Padalah tujuan pemerintah desa mengalokasikan di kampung tersebut, agar terpiliharanya kesehatan lingkunan dan tidak ada lagi yang “dolbon” (membuang air besar di kebon).
Menurutnya untuk melestarikan rumah-rumah gubuk budaya atap welit tiap tahunnya memerlukan biaya tidak sedikit dan perlu perhatian khusus dari pemerintah daerah. Karena sekarang welit sudah sulit didapatkan, karena di wilayahnya sawah tidak lagi ditanam tebu.

Patahkan pantangan

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di Keputihan kini ada seorang pendatang asal Kabupaten Subang yang diduga ingin mematahkan pantangan tersebut. Pria berusia empat puluh tahunan itu bernama Carmun yang dikenal memiliki kekuatan supranatural. Dia membangun rumah permanen di sisi barat kampung tersebut.

Untuk melastarikan budaya rumah welit, sudah seharusnya menjadi program pemerintah daerah (Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olah Raga) Kabupaten Cirebon, agar tiap tahun menganggarkan untuk pembelian welit yang terbuat dari daun tebu., sehingga perpaduan keyakinan masyarakat setempat dengan rumah welit, bisa dijadikan budaya daerah setempat, paparnya. Sarika mengakui, sejak dia kecil hingga sekarang melihat kampung Keputihan tetap asri dan teduh, rumah-rumahnya pun tetap gubug. Namun, dia tidak tahu asal-usul kampung tersebut hingga mengandung misteri. Bahkan telah dipesan oleh Lebe Sholeh agar tidak turut campur tentang Keputihan.

Kondisi rumah yang sama-sama gubug, mengakibatkan kehidupan rumah tangga di sana tampak tenteram. Sumber kehidupan warga setempat rata-rata buruh tani, sebagian pekerja anyaman mebeler rotan dan perajut net. Namun, meskipun rumah bilik, banyak di antaranya yang memiliki sepeda motor bagus, bahkan, beberapa tahun lalu ada warga yang memiliki kendaraan roda empat. Akan tetapi karena secara ekonomi sudah mapan, warga tersebut akhirnya pindah dari Keputihan.

Selain sepeda motor, pesawat televisi juga ada, sementara listriknya menyambung dari kantor desa. Masuknya aliran listrik ini sepertinya sedikit berpengaruh pada sebagian warga. Ada beberapa di antaranya yang telah berani menggunakan atap asbes dan seng, bahkan, menjadikan rumahnya sebagai tempat usaha subkontraktor kerangka mebeler aluminium yang nantinya dipadukan dengan anyaman rotan atau plastik.***

Nurdin M Noer, Pemerhati Kebudayaan Lokal.cirebontrust

Ludruk Kian Merana, Satu Persatu Budaya Nusantara Dihancurkan Dengan Dalih Agama

Penampil waria melakukan tarian Bedayan sebagai bagian dari pertunjukan Ludruk di Surabaya, 30 Oktober 2016. Di Mojokerto, Ludruk Karya Budaya menampilkan pelakon waria yang memainkan peran perempuan. Ulet Ifansasti/Getty

Jakarta - Perkembangan kesenian ludruk menurun dibandingkan beberapa kurun lalu, karena kalah bersaing dengan hiburan lain melalui televisi. Faktor lain, adanya sebagian kalangan agamis yang berpandangan ludruk itu tontonan maksiat, karena itu bermain ludruk haram. Hal itu diungkapkan pimpinan salah satu grup seni Ludruk Karya Budaya Mojokerto, Eko Edi Susanto,Sabtu, 11 Maret 2017.

Menurut Edi, ada kalangan pemuka agama yang melarang masyarakat untuk tidak bermain ludruk, karena haram dan mengandung unsur maksiat. Akhirnya, semakin lama penggemar ludruk tidak berani untuk menanggap ludruk, bahkan mereka yang awalnya bergabung untuk nguri-uri budaya tradisional itu tidak mau ikut berlatih, karena takut dianggap berdosa.

"Jangan lihat ludruk, itu maksiat, itu dosa. Banyak sekali yang ngomong gitu. Apa alasannya, saya juga enggak tahu. Bahkan di pengajian juga disampaikan," kata Edi.
Untuk mengantisipasi semakin luasnya penyebaran isu tersebut, Kelompok Ludruk Karya Budaya juga sempat berkonsultasi dan meminta nasihat seorang kiai. Selain itu, dalam setiap pementasan, mereka mengatakan ludruk bukan kesenian yang haram seperti yang diutarakan beberapa kalangan agamis. "Ini kan hanya nguri-uri, melestarikan budaya tradisi. Kami juga kerja sama dengan seorang kiai, dan dia juga tidak menyalahkan ludruk dan wayang," kata Edi.

Edi mengatakan seni ludruk sudah selayaknya dijaga, karena termasuk kesenian nasional. Ia juga turun langsung ke sekolah-sekolah dengan bekerja sama dengan Direktorat Bagian Budaya di Sekolah Menengah Atas di Mojokerto untuk dapat mengajarkan kesenian ludruk di sekolah-sekolah mereka. "Saya bahkan ngajar ekstrakurikuler di beberapa sekolah. Jadi ada seniman masuk sekolah. Kami dibayar oleh direktorat," tutur Edi.

Rencananya, pada 9 April nanti, Edi akan menghadiri pentas kesenian ludruk di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta. Adapun dalam pentas tersebut mereka melibatkan generasi muda, dengan pemain senior hanya empat orang. Adapun pentas dapat disaksikan secara gratis oleh pengunjung. Dengan cara ini, Edi meyakini kesenian ludruk dapat terus dikenal dari generasi ke generasi, meski peminat dan jumlah grup pemain ludruk kian berkurang tergilas zaman.

"Di Jombang ada 40 pemain ludruk. Yang laris itu lima kelompok ludruk. Biasanya mereka bersaing. Siapa yang bagus nanti akan banyak yang nanggap. Makanya kita bersaing untuk bisa menyajikan yang lebih bagus," kata Edi. *

DESTRIANITA,tempo

Dikabarkan Pernah Diminta Buka Baju oleh Sandiaga Uno pada Acara di Bali , Dewi Persik : "Yang Sudah Ya Sudah" ?


DEWI Perssik namanya kini sedang ramai dibicarakan. Sebab belakangan, kembali ramai isu Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno, yang meminta pemilik goyang gergaji itu untuk membuka bajunya, saat mengisi acara di Bali, beberapa tahun lalu.
Menanggapi hal itu, Dewi Perssik santai. Ia tak mau ambil pusing terkait pemberitaan tersebut. Apalagi, masalah tersebut berbau politik.
"Kalau yang sudah, ya sudah. Aku enggak mau karena ini menyangkut politik. Aku enggak ngerti. Biarlah itu urusan mereka (politisi)" kata Dewi Perssik, Minggu (19/2/2017) malam.
Menurut mantan istri Saipul Jamil ini, isu tersebut sudah pernah ramai dibicarakan, beberapa tahun lalu. Namun, kali ini berita tersebut diangkat lagi, lantaran Sandiaga Uno mencalonkan diri sebagai Cawagub.
"Sudah sering (diberitakan) itu mah. Yang sudah ya sudah. Kalau enggak diberitakan (kembali) bukan artis namanya," ujar Dewi Perssik seraya tertawa.
Dewi Persik juga tak mau membahas lagi isu yang menyeret namanya tersebut. Untungnya, ia tidak merasa terganggu dengan adanya gosip itu.
"Enggak ambil pusing, enggak emosi. Kecuali dia (Sandiaga Uno) marah-marah baru lah. Kita kan enggak tiba-tiba emosi. Semua ada sebab musababnya. Kalau orang baik sama saya, ya saya baik banget. Kalau orang ngomong kotor, ya marah," kata Dewi Perssik.
Apa maksud dari jawaban dewi tersebut, kita tentunya bisa menilai arti dari kata-kata tersebut
Editor: H. Dicky Aditya, galamedia

Ahok Laknatullah, Kata-kata Tak Pantas Marissa Haque


Modernitas justru banyak melahirkan mental budak dan tampak seperti mengandung sisi gelap dalam dirinya sendiri. Jika harus diakui dengan adil dan jujur, jelas semua ini ironis dan menakutkan. Kalangan awam dan terpelajar nyaris tidak bisa dibedakan. Tidak perduli lagi apa akademiknya. Lebih parah lagi jika golongan terpelajar justru lebih “buas” dalam menyebarkan berita palsu dengan mencederai sains yang ia peroleh, dan begitu cepat mengambil keputusan tanpa dianalisa ataupun ditelusuri kebenarannya sekaligus sebab akibatnya.
Celakanya justru kalangan terpelajar tidak lagi welcome dengan realita, hingga menebar kebencian dan melakukan perbuatan yang keluar dari koredor pendidikannya. Lihat saja misalnya seperti Buni Yani seorang dosen yang kemudian menjadi populer lantaran perbuatannya di akun medsos.
Kasus terduga Ahok memang menjadi perhatian publik akhir-akhir ini. Dan tak terelakan perang opini pun ikut mewarnai. Namun terkadang kebutaan dalam membela dan membenci sudah tidak lagi mengenal istilah batas. Yang akhirnya “memenggal akal”.
Kali ini menjelang Pilkada yang sebentar lagi akan dimulai. Kontradiksi ataupun pertentangan tetap masif. Namun ironisnya menghujat tanpa berlaku objektif pada peristiwa masih saja terjadi, seperti yang dilakukan oleh Marissa Haque.
Apa yang dikatakannya tentang Ahok, jelas saja mendapat kecaman dari publik dan netizen. Dan itu pun berlaku pada saya, saking penasarannya saya mencoba mencari di berbagai sumber tentang biografi Marissa Haque, yang merupakan artis cukup populer di Tanah Air begitupun bisa disebut terpelajar dalam dunia akademiknya dan juga berkarier dalam politik.
Saya sajikan sedikit biografinya yang saya ambil dari wikipedia. Meski secara umum kita sudah sedikit tahu siapa Marissa Haque ini.
Marissa Grace Haque (lahir di Balikpapan, 15 Oktober 1962; umur 54 tahun) adalah seorang mantan aktris Indonesia yang kemudian menjadi seorang politikus dari Partai Amanat Nasional.
Marissa adalah alumnnus Fakultas Hukum Universitas Trisakti dalam bidang hukum perdata. Ia kemudian menamatkan studi S2 dalam bidang bahasa anak tuna rungu di Universitas Katolik Atma Jaya. Ia juga lulus sebagai magister administrasi bisnis (MBA) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Marissa mendapat gelar doktor pada Februari 2012 dari Pusat Studi Lingkungan Institut Pertanian Bogor.
Karier Politik Marissa Haque
Marissa mengawali karier politiknya sebagai anggota DPR pada tahun 2004 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk daerah pemilihan Bandung. Pada bulan Juni 2006, ia menjadi Duta Badak dari WWF Indonesia.
Namun dikarenakan pencalonan dirinya pada pemilihan kepala daerah Banten sebagai calon wakil gubernur Banten, mendampingi Zulkiflimansyah, kandidat gubernur yang diangkat oleh Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Syarikat Islam (PSI) pada Agustus 2006, Marissa dikeluarkan dari DPR. Marissa menyatakan bahwa ia diminta mundur oleh sekretaris jenderal partai, Pramono Anung, dan dipecat oleh Megawati. Sementara sementara PDIP sendiri mendukung pasangan Ratu Atut Chosiyah dan Mohammad Masduki yang kemudian memenangkan pemilu pada periode tersebut.
Pada 30 April 2012, Marissa merevisi pernyataan “dipecat PDIP”, dan menyatakan bahwa keputusannya keluar dari PDIP dikarenakan “sesuatu yang membuatnya tidak nyaman”. Saat ditanya mengapa dicalonkan PAN untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Bogor, dan bukan Banten, ia mengungkapkan bahwa “trauma, dikarenakan Banten memiliki kejahatan nyata dan sistemik”.
PPP
Setelah karier politiknya di PDIP, Marissa kemudian bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan pada 7 Oktober 2007 saat partai ini mengadakan acara Nuzulul Quran di kantor DPP PPP, Jakarta. Bergabungnya Marissa disertai dengan suaminya, Ikang Fauzi, dan Paula Onky Alexander.
PAN
Pada 4 Oktober 2012, Marissa resmi bergabung dengan Partai Amanat Nasional. Kepindahannya dari PPP dikarenakan alasan prinsip, sementara Ketua DPP PPP, M Yunus, mengonfirmasi kepindahan Marissa dengan alasan ia tidak ingin berseberangan dengan suaminya yang merupakan kader PAN dan PPP tidak bisa melarang anggotanya yang ingin pindah. Marissa menolak label “kutu loncat” untuk kepindahan partai yang berbeda untuk ketiga kalinya, dan lebih merujuk pada “dirayu” oleh Hatta Rajasa.
——————
Kalau kita lihat dari biografinya dan sepak terjangnya dalam dunia selebritis sangat ironis jika ia menilai sesuatu yang meskipun ia katakan tidak rasis. Akan tetapi nuansa SARA tetap sangat kental.
Di perhelatan Pilkada DKI Jakarta ini, Marissa Haque di bawah bendera PAN mendukung Paslon nomor urut satu, Agus Sylvi. Dan hal ini sangat wajar dan biasa saja. Namun pada tanggal 5 Februari 2017, Marissa kembali mengeluarkan pernyataan yang cukup keras dan tentunya menyakitkan di akun instagram miliknya (@marissahaque). Yang seharusnya memang tak layak untuk diumbar. Berikut kutipan pernyataannya:
“Yang terpenting kedua putriku bukan pendukung paslon No.2 di Pilkada DKI 2017, karena laknatullah! Saya sama sekali tidak rasis, karena kawan baik saya yang non Islam dan yang Chinese juga banyak, tapi Pak Ahok sangat tidak bisa dinasehati baik ucapannya maupun sikapnya terhadap Kitabullah al-Quran al-Karim, MUI, para Kyai & kepada sebagian besar kita masyarakat Muslim Indonesia. Allahu Akbar! Semoga paslon No.1 atau No.3 yang memimpin DKI kelak dalam waktu dekat ini. La ilaha ila anta subhanaka inni kuntu minadzdzoooolimiiiin”
Perkataan tersebut tidak bisa tidak disebut rasis ataupun kebencian yang sangat akut. Laknatullah itu adalah “dikutuk Tuhan”. Kenapa tidak berkata “semoga Ahok mendapatkan Hidayah”. Kemudian dalam pernyataan tersebut ada disebut Paslon No.1 dan 3, yang artinya jika ini adalah kampanye ataupun mengkampanyekan tidak perlu membawa istilah “Laknatullah”. Sementara kyai Ma’ruf Amin sediri sudah memaafkan dan Ahok sudah minta maaf.
Dan untuk diketahui bahwa pernyataan keras Marissa Haque terhadap Ahok sebenarnya bukan pertama kali diucapkan. Karena pada tanggal 16 November 2016 yang lalu, di akun instagramnya, Marissa pun menulis :
“Sama seperti sebagian yang lainnya, saya juga tidak pernah membenci Pak Ahok (Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MM), tapi karena kitab suci kami ummat Islam dia nistakan, maka kudoakan laknatullah datang pada Pak Ahok! La ilaha ila anta subhanaka inni kuntu minadzdzoooolimiiiin”.
Jika mendo’akan seperti itu sama saja halnya dengan “Ahok Laknatullah”.
Apa kabar PAN? anggota partai seperti ini dipeliharakah. Oh saya lupa petinggi partai tersebut kan berhubungan dengan si mantan. Wajar saja kalau Marissa Haque diminta mundur oleh PDIP.
Era post-modern orang ‘pasar’ dan orang terpelajar hampir tidak bisa dibedakan. Bahkan orang ‘pasar’ terkadang lebih bijak dan menghargai setiap peristiwa dalam realita meski dalam gerak ada chaos.
Saya tidak mengajak kawan-kawan untuk memaki Marissa Haque, akan tetapi kawan-kawan silakan menilai sendiri dengan sudut pandang yang berbeda. Yang perlu kita ketahui, bahwa kata “Laknatullah” memang suatu hal yang tak pantas untuk dilontarkan kepada seseorang apalagi di depan publik. Keberimanan seseorang bukan seseorang yang menilainya.
baca juga; marisahaq sebut no.2 laknatullaah
Marissa Haque memang kerap melakukan sumpah serapah ataupun menuding seseorang dengan sangat keras, tak heran jika perkataannya akan menuai stigma negatif. Mungkin publik pun sudah mengetahuinya bahwa jauh sebelumnya Marissa Haque juga pernah memaki presenter Feni Rose lewat akun medsos “Presenter mulut sampah, Feni Rose, program sampah,” tulis Marissa di Twitter.
Seorang kyai yang ilmu keagamaannya saja sudah tinggi harus berpikir ulang untuk melontarkan kata “Laknatullah” kepada seseorang, karena tidak mau mendahului kehendak YME. Begitu garangnya Marissa melontarkan kata laknat.
Disana sangat ramai, dan sungguh banyak orang yang terlalu bernafsu.

Marissa Haque Sebut No.2 Laknatullah! Semoga Diberikan Hidayah




Marissa Haque, mantan artis era tahun 80-an ini lahir di Balikpapan 15 Oktober 1962 (umur 54 tahun). Marissa pernah memenangkan Piala Citra sebagai Aktris Pembantu Terbaik di film ‘Tinggal Landas Buat Kekasih’ pada tahun 1984.
Karier politik Marissa Haque diwarnai dengan pindah-pindah partai politik. Ia mengawali karier politiknya sebagai anggota DPR pada tahun 2004 lewat partai PDIP. Pada 7 Oktober 2007, Marissa bergabung dengan PPP. Dan pada 4 Oktober 2012 Marissa resmi bergabung dengan PAN. Pada pemilu tahun 2014 Marissa gagal maju ke kursi DPR RI, sedangkan suaminya Ikang Fawzi berhasil.
Temperamen Marissa Haque yang tinggi pernah membuat heboh netizen di bulan September 2016. Marissa marah besar sewaktu Feni Rose mengundang suaminya ke acara Rumpi di Trans TV. Berikut pernyataanya:
“…menyaksikan program SAMPAH di Trans TV bertajuk RUMPI @rumpi_ttv itu, karena saya tidak mengenal mereka semuanya. Namun sejujurnya saya DR.Hj Marissa Grace Haque Fawzi, SH, MHum, MBA, MH, MSi merasa terganggu, terluka, serta merasa TIDAK NYAMAN yang amat sangat! Saya menduga bahwa dua keluarga kami ini adalah “korban BULLY” persaingan dua televisi untuk meraih rating lebih tinggi di jam yang mirip. Karena hampir semua penyanyi di Indosiar @indosiar yang sedang “moncer” belakangan ini diundang di acara buruk milik Trans TV “RUMPI” serta DIPERMALUKAN! Kemarin dulu saya lihat penapilan mba Inul Daratista & mba Iis Sigianto @iis.sugianto_ juga tidak bagus serta membuat malu. Hari ini saya secara pribadi merasa diserang secara terbuka oleh saudara Ikhsan Kepala Kreatif di Trans TV dalam program yang dimaksud…”
Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2016/09/18/usai-sumpahi-feni-rose-marissa-haque-jadi-bahan-tertawaan-gara-gara-tulis-ini
Kemarahan Marissa dikarenakan dalam acara itu Feni menunjukkan sebuah foto lawas Ikang Fawzi dengan sang mantan, yaitu penyanyi Christine Panjaitan.
Di perhelatan Pilkada DKI Jakarta ini, Marissa Haque di bawah bendera PAN mendukung Paslon nomor urut satu, Agus Sylvi. Sangat wajar dan biasa saja. Tapi pada tanggal 5 Februari 2017, Marissa kembali mengeluarkan pernyataan yang cukup keras dan menyakitkan di akun instagram miliknya (@marissahaque). Berikut kutipan pernyataannya:
Yang terpenting kedua putriku bukan pendukung paslon No.2 di Pilkada DKI 2017, karena laknatullah! Saya sama sekali tidak rasis, karena kawan baik saya yang non Islam dan yang Chinese juga banyak, tapi Pak Ahok sangat tidak bisa dinasehati baik ucapannya maupun sikapnya terhadap Kitabullah al-Quran al-Karim, MUI, para Kyai & kepada sebagian besar kita masyarakat Muslim Indonesia. Allahu Akbar! Semoga paslon No.1 atau No.3 yang memimpin DKI kelak dalam waktu dekat ini. La ilaha ila anta subhanaka inni kuntu minadzdzoooolimiiiin”
Pernyataan keras Marissa Haque terhadap Ahok sebenarnya bukan pertama kali diucapkan. Pada tanggal 16 November 2016, di akun instagramnya, Marissa menulis :
“Sama seperti sebagian yang lainnya, saya juga tidak pernah membenci Pak Ahok (Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MM), tapi karena kitab suci kami ummat Islam dia nistakan, maka kudoakan laknatullah datang pada Pak Ahok! La ilaha ila anta subhanaka inni kuntu minadzdzoooolimiiiin”
Sumber: http://www.bintang.com/celeb/read/2653684/ahok-tersangka-pernyataan-marissa-haque-yang-dikritik-netizen
Sangat disayangkan. Perbedaan dukungan itu biasa, saya pun tahu itu, tapi masalahnya bukan disitu. Kata ‘laknatullah’ yang artinya ‘kutuk Allah’ itulah yang saya sesalkan. Wahai ibu Marissa Haque yang terhormat, tidak adakah kata lain? Siapakah anda sampai mengutuk pak Ahok seperti itu? Atas dasar apa? Video editan yang banyak beredar di media sosial? Atau jangan-jangan cuma mengikuti arahan partai anda yang memang mendukung Agus Sylvi? Tolong, sebelum mengeluarkan kata ‘Kutuk Allah’ perbaikilah dirimu sendiri. Apakah anda merasa sudah menjadi orang yang hebat dengan sederet gelar di nama anda, sampai merasa pantas mengeluarkan berbagai pernyataan pedas terhadap orang lain di media sosial?
Tidakkah kau pikir bagaimana perasaan istri pak Ahok? Ketiga anak-anak pak Ahok? Semua orang yang mendukung pak Ahok dengan kerelaan hati? Ah, sepertinya itu tidak dipermasalahkan oleh anda.
Tahukah anda kalau adik kandungmu sendiri, Soraya Haque mendukung pak Ahok? Bagaimana kira-kira perasaan adikmu mendengar Kakak kandungnya sendiri mendoakan Cagub pilihannya ‘laknatullah’?
Saya disini bukan hendak berperang tafsir dengan anda atau siapapun. Allah Tuhan YME sendiri mengasihi seluruh umatnya, tanpa pernah membeda-bedakan. Daripada berdoa untuk keburukan seseorang, kenapa tidak berdoa untuk kebaikan? Supaya pak Ahok mendapat hidayah misalnya. Ah, sepertinya itu pun tidak penting untuk anda. Belajarlah lebih sabar ya bu Marissa, semoga dapat hidayah yang sesungguhnya. Amin. seword
The one who’s patience, is always a winner!

Usai Sumpahi Feni Rose, Marissa Haque Jadi Bahan Tertawaan Gara-gara Tulis ini

Postingan istri Ikang Fawzi, Marissa Haque tentang Feni Rose dan acara “Rumpi’ mengejutkan banyak pihak.
Marissa Haque tampak marah besar kala Feni mengundang suaminya ke acara tersebut.
Kemarahan Marissa dipicu lantaran dalam acara itu feni menunjukkan sebuah foto lawas Ikang Fawzi dengan sang mantan, yaitu penyanyi Christine Panjaitan.
Tak hanya marah, wanita yang bergelar doktor itu mengeluarkan sumpah bagi Feni Rose dan tim produksi program acaranya.
Semua rasa kesalnya itu ia tuangkan pada akun jejaring sosial Instagram miliknya.
Berikut salah satunya:
#YaAllahPleaseHelpMyFamily #IkangFawzi #MarissaHaque #IsabellaFawzi #ChikitaFawzi #ChristinePanjaitan #MaringanDLT #TransTV #RumpiTTV #KPI #KomisiPenyiaranIndonesia #AzimahSubagijo ??? Saya tidak tahu bagaimana respon DR.dr Maringan Diapari Lumban Tobing, SpOG suami Christine Natalina Panjaitan @christinenatalinapanjaitan serta ketiga anak + menantunya @jessinadiaa @henryJerikho @jeremyjuanito @lunaticedric, saat (jika) menyaksikan program SAMPAH di Trans TV bertajuk RUMPI @rumpi_ttv itu, karena saya tidak mengenal mereka semuanya. Namun sejujurnya saya DR.Hj Marissa Grace Haque Fawzi, SH, MHum, MBA, MH, MSi merasa terganggu, terluka, serta merasa TIDAK NYAMAN yang amat sangat! Saya menduga bahwa dua keluarga kami ini adalah "korban BULLY" persaingan dua televisi untuk meraih rating lebih tinggi di jam yang mirip. Karena hampir semua penyanyi di Indosiar @indosiar yang sedang "moncer" belakangan ini diundang di acara buruk milik Trans TV "RUMPI" serta DIPERMALUKAN! Kemarin dulu saya lihat penapilan mba Inul Daratista & mba Iis Sigianto @iis.sugianto_ juga tidak bagus serta membuat malu. Hari ini saya secara pribadi merasa diserang secara terbuka oleh saudara Ikhsan Kepala Kreatif di Trans TV dalam program yang dimaksud (Panggilan WhatsApp +62 812-2681-1157). Secara pribadi saya akan minta waktu kepada keluarga Christine Panjaitan yang rumahnya di Bintaro dekat rumah saya, ibu Pendeta Enna Sitompul @ennasitompul, untuk meminta maaf (dari saya pribadi secara langsung & tidak langsung). Komunikasi sudah kami buka, dan kami sudah pernah janjian untuk lunch di Plaza Bintaro atau saya masakkan di rumah Pelangi Bintaro. Jujur saya juga ingin berkenalan serta berkomunikasi dengan suaminya Christine Panjaitan, kelihatannya orangnya baik (sekaligus konsultasi organ reproduksi terkait genetika onkologi/kanker keluargaku). Semoga silaturahim dua keluarga "mantan" ini bisa positif untuk ke depannya. Amien YRA (Marissa Haque Ikang Fawzi).
Karena unggahannya ini, ia pun mendapat banyak respon dari netizen.
Ada yang mendukung Marissa, tapi tak sedikit juga yang balik menyerangnya.
“Semoga Tuhan memberi kekuatan dan kebaikan dari kejadian ini, kepada bunda @marissahaque dan keluarga. Amiin,” tulis akun golantumewu.
Namun yang membuat Marissa dibully lantaran postingannya yang banyak hastag setiap menulis nama lengkap dengan gelar, termasuk namanya.
Netizen tampaknya kurang nyaman dan menyebut Marissa pamer gelar.
“Kok gue salah fokus sm namanye yee ~ itu gelar nama apa gelar karpet, panjang bener,” komentar siscadrh.
"Geleng geleng kepala masak gelar ibu yg begitu panjang masak ngomongnya sampe kek gitu bu? Sabar bu sabar...," tulis nilafarida16.
Mbak @marissahaque cantik... Maaf kalau boleh sy koreksi penulisan SPog pada gelar suami christine panjaitan seharusnya SpOG.... Saya salut dengan mbak yg walau artis tapi sangat mengedepankan pentingnya pendidikan bagi mbak dan putri2 mbak yang cantik2... Mnrt saya gelar merupakan sesuatu yg pantas dibanggakan karena diraih dengan perjuangan dan pengorbanan dibandingkan dengan gosip dan sensasi yang dibuat2... Stay positive and stay strong ya mbak....,” tulis themimosapudica.
"Sya udah lihat culikan , dan sya gk mihak siapapu tanyakan rumpi yg pas ngundang kang Fauzi , prasaan gk ada yg berlebihan smua pda ktawa bahagia , sya rsa mbak Marissa aja yg menanggapinya terlalu berlebihan ,sya udah lihat statusnya mbak Marissa d instagram , and lucunya lgi masak masang status kok smua gelar pendidikanya d tulis smua dr S1-S3 heheh lucu baget deh d kiranya smua orang takut dgn gelar pendidikan kali yaaaa , dr indosiar, mbak Inul, tim kratif, and suaminya mbak crissti pda d teg smua , pdahal sya yakin mreka smua woless2 aja mbak marissa aja yg menanggapinya terlalu berlebihan, sampek no WA juga d catet lgi hhhh pokoknya lucu de,' komentar anissaalyumna.
Akun aldillasabilla menulis, "Buset berhijab, hajjah, gelar doktor, MBA tapi ya naudzubillah mulutnya. Kasian suami dan anak2 nya bu nanti malu loh mereka sama kelakuan anda"
Namun ibu dari 2 anak perempuan ini tetap pada pendiriannya.
Reaksi Feni Rose
Mendapat tuduhan negatif seperti ini, akun Feni Rose yang telah diikuti sebanyak lebih dari 221.000 pengikut rupanya telah merespon para netizen.
Postingan terakhir Feni Rose adalah sekitar 21 jam yang lalu, Sabtu (18/9/2016).
Foto ini memperlihatkan dirinya yang tengah berlibur dengan memakai topi bertudung lebar.
Beberapa netizen yang geram dengan sikap Marissa nampak mendukung Feni Rose.
Berikut ini beberapa contohnya.
"Tante banyak gelar itu apa gk tau itu acara judulnya RUMPI NO SECRET...lebay aja sampe marah2 gk jelas bawa2 nama Yahudi nyumpahin orang segitunya..." tulis akun shinta_rau.
"ya ampuun ada yg baper ya mba @fenirose masa gt aja marah, sampe binunnnn guee ada yg manusia ky gt *tepok jidat" sambung shantyso71.
"Itu tante M orgnya cemburuan bgt deh kayaknya kak @fenirose frontal abissss.... pdhl anak2 n lakinya santai bgt kayaknya org2nya.kayak sejenis gangguan j*w* kali yaaa,jd kesenggol biasa aja rasanya kayak ketabrak,kelindes n hancur berkeping2.pasti ga bs liat lakinya cm sekedar ngobrol sm temen cewek apalagi mantan.noooo...." komentar akun yyni_karlina.
"ka rose... kite smua dkung ka rose.. bhahak.. itu si ne2 bertitel kreta api kbakaran jinggut gra2 bhas mantan terindah.. smpe nyampah2in acra org.. ksian bnget tuh ne2k sibuk cri titel tpi titel ga brguna akibat melaknat acra rns sak kru2nya jg ga tnggung2 dilaknatnya.. laporin aja ka rose.. pncemaran nama baik.. ngmpulin titel seabrek tpi kerjaannya nyampah.. laki dikurung aja toh nek klo ga mau diacra kece kya rns.. gila tu ne2k.. jijik gw sma org yg mrah2 lgsg membabi buta gtu.. titel sampah sih gw blg.. gw ttp dkung ka rose kmana2 lah.." ujar hrdca0929.TN

Bimbim Slank: Negeri Ini Butuh Seribu Orang Jujur dan Berani Seperti Ahok



 Personel grup band Slank, Bimbim, mengatakan bahwa Indonesia saat ini krisis pemimpin yang memiliki karakter dan pemberani seperti calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

"Ini baru satu Ahok, negeri ini butuh orang pemberani dan jujur seperti Ahok. Kami perlu seribu atau mungkin sejuta Ahok untuk didukung," kata Bimbim di Jakarta, Jumat (3/2/2017).

Untuk membuktikan dukungannya, Slank bersama seniman lainnya akan menggelar kampanye rakyat bertajuk "Konser Gue 2", sebagai bentuk dukungan kepada Ahok dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI 2017 ini.

Konser ini akan digelar hari ini (4/2/2017) di Ex-Driving Senayan, Jakarta Pusat, dimulai pukul 11.30 hingga 18.00 WIB. 

Selain Slank, seniman yang akan ikut memeriahkan konser tersebut diantaranya, yakni Sandhy Sondoro, Kikan, Dira Sugandi, Iwa K, dan artis-artis lainnya.

"Kami secara sadar mendukung Ahok, ini movement. Jakarta move-on itu ya karena Ahok. Ini movement dari seniman yang pastinya akan ada movement dari sektor lain,” ujar gitaris Slank, Ridho. (ca/nn)

Pelajaran Menjadi Pribadi Berbudaya Punya Nilai Seni dan Adiluhung


Page Facebook Semiotika Adilihung penuh foto unik itu adalah sensasi dunia maya Indonesia. Kami menemui para admin ngehek yang mendalangi semua ini.


Satu gambar berjuta makna. Sialan. Kalimat itu klise abis. Tapi begitulah adanya untuk kasus S e m i o t i k a a d i l u h u n g 1 9 4 5. Foto Presiden Joko Widodo tertidur di bangku pinggir lapangan, mengenakan seragam olahraga plus celana pendek, mampu membuat orang berdebat ataupun tertawa. Sederhana sekali, tanpa caption atau upaya melucu apapun. Kali lain yang dipasang adalah foto Calon Wakil Gubernur Sylvia Murni membuat gerak tangan jempol terbalik saat Debat Pilgub, kurang dari sejam setelah diunggah memancing nyaris 50 komentar. Berikutnya gambar Fauzi Bowo, mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini menjabat Dubes Jerman, mengacungkan jari tengah bersama remaja perempuan. Foto semacam itu turut mengundang ratusan like dan komentar.

Apa yang sebetulnya terjadi dalam page Facebook S e m i o t i k a a d i l u h u n g 1 9 4 5? Kenapa banyak sekali netizen menulis 'e s t e t i k a' di kolom komentar? Saya termasuk yang sering gagal menangkap niat melucu admin-admin S A 1945 (ditulis begitu saja agar lebih singkat). Apakah beberapa joke-nya hanya bisa dipahami orang-orang terpilih saja yang termasuk pribadi ber-e s t e t i k a?

Sejak dibuat 7 Juni 2016, page ini telah dilike oleh sekitar 14.000 orang lebih. Laiknya sebuah page facebook pengepul meme, S A 1945 hampir saban hari menggunggah aneka rupa gambar. Page ini cepat sekali mengumpulkan penggemar setia dan selalu ramai komentar. Kadang yang muncul gambar sosok pesohor atau politikus dalam situasi absurd, kali lain hanya orang biasa yang sedang melakukan pose-pose aneh. Kadang tafsirnya politis abis, tapi sering ya sekadar gambar ngehek yang bikin kita terbahak-bahak tanpa alasan.

Kalaupun bisa ditarik benang merah, page S A 1945 adalah spesialis mengunggah gambar yang layak menjadi materi meme. Di Indonesia, meme bukan lagi urusan anak di bawah 20 tahun rela menghabiskan waktunya berjam-jam menyusuri laman 9gag. Saya berani bertaruh, saat anda membaca tulisan ini, ada sebuah meme masuk ke gawai anda lewat grup whatsapp berisi grup teman SD sampai kuliah, sampai grup-grup warga komplek dengan guyonan om-omnya.


Dalam era banjir meme seperti inilah, S A 1945 memperoleh momentum. Alih-alih menjadi page meme mainstream yang menerjemahkan meme sebagai gambar dilengkapi guyonan maksa, S A 1945 memilih sekadar memajang gambar tanpa repot-repot memberikan keterangan foto. Efeknya menakjubkan, ada yang langsung paham konteks di belakang gambar yang dipajang. Kali lain, banyak pula netizen gagal menangkap sisi lucu dari gambar tersebut. Namun semua bersuka ria. Semua berhak membubuhkan komentar "estetika".


Semua gambar diambil dari page S e m i o t i k a a d i l u h u n g 1 9 4 5 (Facebook)

Tidak bisa tidak, cara kerja page gila ini harus diungkap sesegera mungkin. Sebagai pengepul meme kapiran, saya tidak tahan menanggung beban sebagai manusia tanpa 'estetika'. Untunglah, admin page brengsek ini berhasil saya hubungi. Kami sepakat nongkrong di sebuah kafe kawasan Jakarta Barat.

Melihat tabiat mereka yang anti caption di dunia maya, saya sempat khawatir para admin S A 1945 bakal irit ngomong. Meme mereka saja tak diberi caption, bagaimana dengan pertanyaan saya yang panjang lebar? Saya keliru. Admin S A 1945 rupanya doyan ngobrol. Hampir sejam penuh kami membicarakan banyak hal. Mulai dari nihilnya caption di page S A 1945, pandangan politik mereka, batasan moral yang mereka pegang saat mengunggah gambar, sampai alasan akhir-akhir ini mereka sering memasang foto-foto calon wakil gubernur Sandiaga Uno.

Kapan S A 1 9 4 5 terbentuk? Ceritakan proses terbentuknya?
Jadi 7 juni tahun 2016, kita berdua fucked up, abis bikin tugas akhir. Karena jam itu udah jam 2 malem. Kita H-1 banget ngumpulin skripsinya. Terus gue sama satu admin lain, suka kepikiran ide-ide tertentu dan 90 persen enggak kelakon. Terus gue bilang ke dia (seorang admin lainnya-red) "bikin page meme yuk". Tak lama, kita langsung bikin, langsung ngepost.


Di awal-awal, berapa orang yang terlibat sebagai admin?
Awalnya, kami cuma bedua, terus gue ajak satu lagi temen. Gue bilang "lo jadi admin ya." Sekarang total ada 7 orang. Semuanya baru lulus dan dulunya kami masih satu kampus di Jakarta. Kita cuma merekrut admin yang sama-sama kita tahu aja, punya referensi dan selera humor yang sama.



Sumber gambar kalian dari mana sih?
(Gambar-gambar) yang kami unggah sumbernya dari Google, dari koleksi lama salah satu dari kami. Ada folder di laptop salah satu, berapa giga gitu isinya gambar semua. Banyak juga yang kita ambil twitter—yang udah banyak post-nya di twitter tapi di facebook belum ramai.

Siapa yang menentukan konten bisa naik di S A 1 9 4 5 ?
Engga ada. Langsung post aja. Dulu sih pernah dibikin scheduled post biar sistematis. Tapi, lama-lama mager dan basi. Paling sekarang kita tahu kapan jam ramenya. Prime time kita sih jam 7 malam sampai 12 malam.

Sehari berapa kali post?
Engga ada aturan. Kadang ada single post atau satu post isinya banyak gambar. Jadi engga tahu sehari berapa banyak post.Tapi, kalau kita ngomongin banyak likes, kadang kalau kita post langsung banyak post, kayak sehari 10 post, biasanya malah like-nya dikit. Tapi kalau kita jarang post misalnya sehari 2 kali post, likenya langsung banyak. Bisa 500 like.

Sebelum FP semiotika muncul, sudah ada banyak FP meme-based seperti ini. Kalian punya referensi FP ketika membuat semiotika adiluhung?
Ada. Kalau dari luar itu kayak page-page estetika luar gitu macam LSDmeme, redemptoris, virtual experiences. Kalau dari Indonesia sih, yang menurut kami bagus sepi dan segala serangga yang menyangga. Kami sih tahu page meme dari situs lokal dulu sebenarnya.

Kalian ada batasan moral dalam memilih gambar atau video?
Ada. Kayak waktu itu kami pernah lihat ibu-ibu pakai tas minion. Kami pikir itu lucu dan mau kami foto tapi kami mikir efeknya. Pokoknya, pakai common sense saja, kita mikiran efeknya gimana, kalau viral entar efeknya gimana (ke subjek fotonya).

Terus ya paling recent tragedy, misalnya kayak kasus penembakan duta besar Rusia di Mesir itu. Selang sejam, page-page (meme) luar kayak criminal aesthetic gitu-gitu langsung shara meme-nya. Bagi kami sih itu bad taste. Mereka boleh bilang itu black comedy. Tapi selang waktunya terlalu cepat dan kontennya lebih ke tragedi, bukan sisi lucunya. Menurut kami sih itu insensitive.



Audiens yang kalian sasar rentang usianya berapa?
Awalnya sih kita buka page untuk semua umur. Kan kultur meme itu popularnya di kalangan audiens yang lebih muda kayak umur 15 – 18 tahun. Nah karena mereka ngerasa circle mereka dong yang ngerti meme, pas S A 1 9 4 5 muncul mereka mikir "ini kita banget!" tapi, lama-lama audiens umur segini kok annoying.

Akhirnya kita batasin umurnya (meski) bukan berarti audiens kami lebih dewasa. Batasan umurnya pernah kita diset untuk 21 tahun ke atas. Tapi anjir kini ketinggian banget karena penggunanya malah jarang di Facebook atau jadi silent reader. Terus kita turunin jadi 19 tahun ke atas.

Apa yang menyatukan para kru S A 1 9 4 5? Kesamaan ideologi? Kesamaan referensi tontonan atau bacaan? Atau apa?
Kebanyakan dari kita itu dork, nerd, dan anti sosial. Beberapa dari kami udah self proclaimed cinephile, jadi sangat pretensius. Tontonan kami ya istilahnya—kalau kami mau stereotyping— starter pack anak-anak seni atau skena lah kayak film-film perancis lama, Akira, Pulp Fiction, 2001:A Space Odyssey. Kalau buku ya macam Divine Comedy, 1984, atau Brave New World.


Benarkah imej pembuat fanpage itu seorang kesepian macam jomblo atau malah kebanyakan waktu luang?
Kami suka shitposting karena kami pekerja freelancer, kerja di kosan, dan biasanya malam-malam. Pelarian kami ke mana lagi kalau bukan shit posting. Jadi mungkin (kami) kesepian. Tapi kesepian yang sifatnya psychological bukan kesepian karena engga pernah gaul. Kalau jomblo engga sih. Page ini dibikin pas salah satu dari kami punya cewek.

Nama Semiotika Adiluhung 1945 sedikit berbau filsafat atau linguistik. Ada ketertarikan dengan kedua hal tersebut?
Iseng saja sih milih nama itu. (Pas milih nama) kami mikir apa dua kata yang engga nyambung tapi keren. Itu saja. Tapi waktu itu kami pernah baca ada yang tulisan bagus, katanya semiotika itu kan ilmu tentang tanda-tanda dan adiluhung itu nilai-nilai yang tinggi. Jadi kesimpulannya semiotika adiluhung itu—ini penulisnya yang bilang ya bukan kami—meme kelas tinggi.

Kalau boleh tahu, apa benang merah semua postingan kalian?
Kami sih pengennya nyari hal-hal yang obscure. Bisa saja yang kami cari pernah jadi mainstream, tapi orang udah lupa karena orang Indonesiakan gampang lupa. Jadi, pas dipost orang udah langsung klik. Misalnya, Gambar Parto dulu nembakin pistol atau kami post gambar tudung saji terus, banyak yang share. Itu kami seneng banget. Kami usahain semua postnya tentang Indonesia—beberapa kali kita miss juga sih. Ini mencakup semua mulai dari pop culture, sosial, politik ekonomi dan budaya. Jadi, gambar yang kita post itu yang tentang kehidupan sehari-hari di Indonesia atau ya Indonesian shit posting lah.



Nah, kalau menyinggung gambar lucu, kami sih suka kepolosan suatu foto. Misalnya ada bapak-bapak lagi ngelakuin suatu yang lucu. Tapi, dia ngelakuinnya cuma karena polos aja. Buat kami itu sih lucu. Jadi, kami post.

Kalian bilang gambar yang lucu itu gambar yang polos. Jadi, kalian bisa saja ngetawain, misalnya, cewek menyangka vibrator sebagai powerbank. Kalian merasa elitis tidak?
Ya. Kami elitis dan pretensius. kami self aware dengan semua yang kami lakukan. Bahkan sebelum bikin S A 1945, beberapa dari admin pernah bikin podcast judulnya Podcast Pretensius, yang memang dibuat biar kita jadi elitis.

Kenapa kalian jarang memasang caption?
Itu sih konsep kita, shit posting out of context. Kita inginnya jadi wadah aja. Kalau kita lihat kultur meme di indonesia serba politically correct atau ngarahin opini. Simplenya sih, Kami engga pengen politically correct.

Beberapa kali kalian memajang foto Sandiaga Uno lebih sering dibanding politikus lain. Hayo, kalian tim sukses ya?
Kami pasang Karena Sandiaga Uno lebih meme-able ketimbang Ahok.

Syahrini Ditinggal Penontonnya , Padahal Baru nyanyi dua lagu di Jembrana

Ribuan warga Jembrana tumpah ruah mendatangi Gedung Kesenian Bung Karno, Jembrana untuk menyaksikan hiburan perayaan HUT Kota Jembrana ke-121, Senin (15/8) malam. Salah satu yang membuat warga berbondong-bondong karena ingin melihat penampilan penyanyi cantik Syahrini. Apalagi, pelantun tembang Jangan Memilih Aku itu dibayar mahal oleh Pemkab Jembrana semakin membuat warga penasaran.

Namun sayang baru dua lagu dibawakan Syahrini, sebagian warga sudah meninggalkan arena hiburan. Malah tepuk tangan ramai ditujukan kepada penyanyi lokal Bali, seperti Mr Botak, Oca dan Ayu Cinta.

"Ternyata penampilannya biasa-biasa saja. Kok yang begini diundang Pemkab, masih lebih baik penyanyi-penyanyi lokal," kata beberapa penonton saat meninggalkan lokasi.

Padatnya penonton membuat Syahrini dikawal dengan ketat petugas. Di malam HUT tersebut ada 7 lagu yang dinyanyikannya termasuk lagu Tua-Tua Keladi milik Agun C Sasmi.

Sebelumnya, sebagian warga Jembrana menolak kehadiran Syahrini dalam perayaan tersebut. Sebab, kabar beredar Pemkab menggelontorkan hingga ratusan juta rupiah untuk sekali manggung wanita asal Bogor itu.merdeka

Prisia Mengaku Sholat Tidak Berkiblat ke Arab

Setelah menimbulkan kegaduhan tentang orang Indonesia yang kearab-araban, bintang televisi dan film Prisia Nasution kini mengaku punya kiblat sendiri dalam sholat.

Hal tersebut dinyatakan untuk membalas pernyataan internet citizen (netizen) Nanang Romi. "Dan kewajiban Muslim adalah Sholat, Sholat menggunakan cara Arab, karena Rasullullah kebetulan lahir dari Bangsa Arab," katanya.

Menjawab itu, Prisia mengaku bahwa dirinya ketika sholat tidak berkiblat ke Arab.

"Maaf mas, yang saya tahu sholat berkiblat ke ALLAH SWT bukan berkiblat ke tradisi Arab," ujar Prisia.

Pernyataan Prisia tentu mengundang respons pengguna jejaring sosial Twitter.

Akun @ssirah, misalnya. Aktivis Indonesia Tanpa JIL itu menanggapi bahwa Ka'bah itu adanya di Arab. Ia mempersilakan Prisia ngecek Google Maps.

"Kiblat itu ke Ka'bah, Ka'bah adanya di Mekkah. Mekkah adanya di Arab Saudi. Sila cek di Gmaps deh," katanya. [opinibangsa.com / bdn]

Dituding Hina Indonesia, Ini Klarifikasi Fakhrul Razi




Portal Newsindo , Jakarta, Nama Fakhrul Razi kini menjadi sorotan publik. Pasalnya penyanyi asal Brunei itu menuliskan kata-kata ‘Betapa dungunya indon ani’. Kata-kata itu ditulis lewat akun Instagramnya, @rahalelmughanni pada Rabu (28/12/2016).

Tak pelak penyataan mantan kekasih Rina Nose itu menuai protes dari para netizen setelah akun @lambe_turahmemposting screen capture kata-kata tersebut. Seolah tidak ingin maslah ini bertambah panjang, akhirnya Fakhrul Razi pun angkat suara.



Dalam klarifikasinya, Fahkrul menjelaskan jika dungu dalam bahasa Brunei memiliki arti “bodo amat”. Namun Fakhrul tak menjelaskan arti dari “Indon”

Jika dilihat dari Wikipedia, arti kata “Indon” adalah negara dan rakyat Indonesia. Meski sudah memberikan penjelasan, namun netizen tetap geram dengan penyanyi asal Brunei itu.


“Sok religius tapi lisannya nggak bisa dijaga,” ujar akun muhammadyusufibra. “Manusia kalau nggak tahu diri ya begini. Semoga Allah cepat menjumputnya. Amin,” kata akun viroh19. “Muka tembok dia mah, nggak nyadar pernah numpang nyari makan di Indonesia,” timpal akun 6.ten_. Sejauh ini ribuan komentar yang memprotes pernyataan dari Fakhrul Razi. (epr/bin)/ kabarin

Setelah Sebut “Indon&Dungu”, Fakhrul Razi Kembali Balas Kasar Komentar Netizen Indonesia


 Fakhrul Razi kini tengah ramai diperbincangkan. Pasalnya, penyanyi asal Brunei itu ketahuan menulis komentar bersifat SARA untuk Indonesia di akun Instagram pribadinya.
Namun saat mendapatkan kritikan karena komentarnya tersebut, Fakhrul justru tak meminta maaf dan lebih memilih membalas dengan perkataan kasar. Seperti seorang netizen yang mengaku sempat mengidolakan Fakhrul, namun kecewa dengan sikap penyanyi asal Brunei itu.
Nyesel ngefans ama lu,hhuuu, komentar seorang netizen. “Untung kamu bukan fans aku. Fans aku pintar semua,” jawab Fakhrul enteng. “Saya pun nyesel kamu ngefans dulunya sama aku. Jauhkan bala bencana ya Allah,” tulisnya lagi membalas komentar netter lain yang mengaku menyesal mengidolakan dirinya dulu.
Tak berhenti di situ saja, Fakhrul bahkan membalas komentar seorang netter yang ingin dirinya minta maaf dengan kalimat kasar. “Kata indon itu udah ngatain bangsa Indonesia,,gugel aja,,harusnya minta maaf loe,” kata seorang netizen.



Otakmu,” balas kasar Fakhrul sambil menambahkan emoji acungan jempol ke bawah. Selain itu, penyanyi 36 tahun ini juga menyebut ribuan orang Indonesia mencari nafkah di Brunei saat dirinya disindir sempat berkarier di Indonesia.
baca juga ; dituding hina indonesia , fahrurozi klarifikasi
Komentar-komentar kasar Fakhrul ini tentu saja membuat netter lainnya marah dan kesal. Banyak dari mereka yang menyerukan agar Fakhrul diboikot saja dan tak diperbolehkan menginjakkan kaki di Tanah Air lagi. (epr/wk) / kabarin.co

Kondisi Terbaru Aktor Film Kung Fu Jet Li Bikin Penggemarnya Terkejut





Foto terbaru seniman beladiri dan aktor asal China, Jet Li (53) yang beredar pada media sosial membuat sejumlah penggemarnya terkejut.

Pasalnya, dalam foto itu, saat dia mengunjungi sebuah kuil, fisiknya tampak lemah, rambut mulai dipenuhi uban, dan kulit wajahnya berkerut.

Ini memang sebanding dengan usianya yang mulai lanjut.

Tentu sangat kontras ketika melihat dia tampil pada layar kaca.


Ada apa dengan Jet Li yang kini berkewarganegaraan Singapura?

Dikutip dari laman portal berita hiburan Singapura, Toggle.sg, kabarnya, kondisi fisik mantan juara wushu itu kini sebenarnya memburuk sebagai dampak dari film action yang dibintanginya sejak dulu.

Kerusakan terjadi pada tulangnya sehingga dia sempat menggunakan kursi roda.

Namun, rumor menggunakan kursi roda, baru-baru ini dibantah Jet Li, sebagaimana diwartakan Toggle.sg.

Sebenarnya, dokter dikabarkan telah memperingatkan dia untuk berhenti membintangi film action jika tak ingin menghabiskan masa tuanya di kursi roda.

Selain itu, Jet Li telah didiagnosa mengalami hipertiroidisme sehingga harus mengonsumsi berbagai obat secara rutin.


Hipertiroidisme atau kelenjar tiroid overaktif adalah kondisi terlalu banyaknya hormon tiroksin yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid di dalam tubuh.

Tiroid adalah kelenjar di bagian depan leher yang mengendalikan metabolisme dan fungsi normal tubuh, seperti mengubah makanan menjadi energi.

Kondisi ini akan menyebabkan gangguan pada metabolisme tubuh.

Banyaknya obat dikonsumsi juga memiliki efek samping berupa kerusakan jantung dan lambung Jet Li.

Ini pula menjelaskan, mengapa Jet Li agak kurus.

Meskipun kondisi kesehatannya memburuk, Jet Li belum merencakan segera pensiun dari dunia hiburan dalam waktu dekat.

Dia malah pernah menjelaskan sikapnya tentang itu.

"Jika saya memilih pensiun sekarang, saya akan duduk di kursi roda kemudian. Namun, jika saya tidak pensiun, kelak saya akan memiliki kursi roda bertahtakan berlian," kata dia.

Belakangan, Jet Li mulai mengurangi jumlah aktingnya pada film action.

Dia lebih fokus pada pemulihan kesehatannya sambil mendalami ajaran kitab suci Budha.

Para penggemar pun kini mendoakan kesembuhan sang idola yang telah membintangi 40-an judul film.

Berikut film dibintangi Jet Li:

1. Shaolin Temple (1982)

2. Shaolin Temple 2: Kids from Shaolin (1983)

3. Born to Defend (1986)

4. Shaolin Temple 3: Martial Arts of Shaolin (1986)

5. Dragon Fight (1988)

6. The Master (1989)

7. Once Upon a Time in China (1991)

8. Swordsman II (1991)

9. Once Upon a Time in China II (1992)

10. Tai Chi Master (1993)

11. Fong Sai-yuk (1993)

12. Fong Sai Yuk II (1993)

13. The Evil Cult (1993)

14. Last Hero in China (1993)

15. Once Upon a Time in China III (1993)

14. The Defender (1994)

15. Fist of Legend (1994)

16. Legend of the Red Dragon (1994)

17. Meltdown (1995)

18. My Father is a Hero (1995)

19. Black Mask (1996)

20. Dr Wai and the Scripture Without Words (1996)

21. Once Upon a Time in China VI (1997)

22. Lethal Weapon 4 (1998)

23. Hitman (1998)

24. Romeo Must Die (2000)

25. The One (2001)

26. Kiss of the Dragon (2001)

27. Hero (2002)

28. Cradle 2 the Grave (2003)

29. Unleashed (2005)

30. Fearless (2006)

31. The Warlords (2007)

32. War (2007)

33. The Forbidden Kingdom (2008)

34. The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor (2008)

35. The Founding of a Republic (2009)

36. Ocean Heaven (2010)

37. The Expendables (2010)

38. The Sorcerer and the White Snake (2011)

39. Flying Swords of Dragon Gate (2011)

40. The Expendables 2 (2012)

41. Badges of Fury (2013)

42. The Expendables 3 (2014)

43. The Investiture of the Gods (2015). (*)